Rossi Tak Ingin Terburu-buru

Rossi Tak Ingin Terburu-buru

160
0
SHARE
Rossi Tak Ingin Terburu-buru
Rossi Tak Ingin Terburu-buru

Pemain depan milik Fiorentina, Giuseppe Rossi yang baru saja merasa lebih baik dari cedera lututnya mengaku bahwa dirinya tidak ingin terburu buru untuk kembali beraksi di lapangan hijau.

Rossi yang absen saat Euro 2012 dan Piala Dunia akibat cedera pada bagian lutut kanannya memang sudah tidak terlihat lagi berlari di atas lapangan hijau sejak bulan September. Rossi harus absen lama setelah menjalani oprasi.

“Saya harus menghormati semua tenggat waktu, tanpa terburu-buru,” kata mantan pemain Manchester United ini.

“Kami bekerja setiap hari dan sekarang kami mulai berada di titik yang cukup baik, tapi aku hanya akan kembali pada hari itu lutut saya mengatakan saya bisa.

“Saya benar-benar ingin memberikan kepuasan besar untuk Fiorentina dan para fans karena mereka layak mendapatkannya.”

“Mereka selalu mendukung saya bahkan ketika saya tidak bermain dan saat saya mengalami luka serius.”

“Saya selalu bertahan dengan situasi ini, dan ini berkat keluarga saya,” tambah pria 28 tahun ini.

“dan saya berharap masih ada kesempatan bagi saya untuk bisa mengenakan seragam kebangsaan Itali lagi.” Tutup Rossi.

Hasil scaning MRI menyatakan bahwa Rossi mengalami cedera cruciatum anterior atau yang biasa disebut cedera ligamen, cedera ini pertama kali ia dapatkan saat masih bermain untuk Villarreal dalam pertandingan liga Spanyol melawan Real Madrid pada tahun 2011 lalu.

Meskipun ia membuat debut yang sangat baik bersama La Viola di musim lalu dengan mencetak 14 gol dan membawa dirinya menjadi pencetak gol terbanyak di Fiorentina. Kemudain cobaan mulai datang, awalnya ia mengalami cedera yang tidak terlalu serius, ia hanya keseleo pada bagian lututnya, namun keseleo tersebut menjadi tambah parah setelah beberapa hari, dan Rossi harus beristirahat akibat cedera tersebut.

Kemudian Ia kembali beraksi pada bulan Mei dan bermain dalam pertandingan persahabatan melawan Irlandia, namun Cesare Prandelli, pelatih Italia saat itu, menilai dirinya tidak cukup fit untuk bermain di Piala Dunia.