Juventus Simpan Pemain Hadapi Parma

Juventus Simpan Pemain Hadapi Parma

223
0
SHARE
Juventus Menyimpan Pemainnya
Juventus Menyimpan Pemainnya

Juventus Menyimpan Pemainnya

Pada sabtu malam nanti, Juventus akan menghadapi Parma di laga lanjutan Serie A musim ini, dan ini merupakan sebuah peluang bagi Juventus untuk memperlebar jarak poin nya dengan AS Roma.

Si Nyonya Tua saat ini sedang duduk di pemuncak klasmen Serie A, Keunggulan Juventus kini menjadi 17 poin, ini merupakan jarak poin yang cukup jauh.

Ini berarti pertanda bahwa anak asuh dari Allegri ini berpeluang meraih gelar juara Scudetto untuk yang ke empat kali nya pada musim ini.

Juventus akan mengahdapi Parma, di kandang dari pasukan Donadoni, meskipun pasukan Allegri bermain di Ennio Tardini ini tidak membuat nya gentar.

Mantan pelatih AC Milan ini menyebutkan bahwa pada laga tersebut, Juventus tidak akan menurunkan tiga pemain intinya dalam laga melawan Parma.

Karena ketiga pemain tersebut sengaja disimpan untuk laga melawan AS Monaco di ajang Champions League pada musim ini.

Karena pasukan Allegri ini ingin meraih kemenangan di leg pertama Champions League melawan AS Monaco, karena kemenangan itu cukup penting untuk nanti di leg kedua nya.

Tiga pemain tersebut yaitu diantaranya Carlos Tevez, Gianuigi Buffon, dan juga Andrea Pirlo.

Buffon yang saat ini sedang mengalami sakit, kemungkinan besar tidak akan di mainkan oleh sang pelatih, Buffon terkena virus yang membuat perutnya sakit.

Lalu untuk Carlos Tevez dan Pirlo ini sebenarnya sudah bisa dimainkan karena mereka berdua ini sudah sembuh dari cedera yang di alami nya pada musim ini.

Pengganti penjaga gawang dari Buffon sepertinay akan di temapti oleh kiper kedua Juventus, Storari yang di plot sebagai kiper utama.

Kemudian di posisi lini bertahan Bianconeri tidak harus mengalami banyak perubahan, karena masih ada Chiellini, Ogbona, dan juga Bonnuci yang sudah siap menjaga lini pertahanan dari Juventus.

Di putaran pertama, Juventus menghabisi Parma dengan skor 7-0. Bagi Ducali kekalahan tersebut menjadi kekalahan terburuknya dalam sejarah Serie A.