Sembahyang Di Anfield Dianggap Aib

Sembahyang Di Anfield Dianggap Aib

255
0
SHARE
Sembahyang Di Anfield Dianggap Aib
Sembahyang Di Anfield Dianggap Aib

Rebutbola – Salah seorang dari fans klub asal Liga Inggris, Liverpool FC, telah memicu kemarahan khalayak umat muslim di seluruh dunia dengan memposting gambar dari dua orang yang sedang melakukan sembahyang di area stadion Anfield, padahal kedua orang tersebut termasuk juga dalam pendukung The Reds.

Stephen Dodd, adalah orang yang memosting foto kedua pria yang sedang sembahyang itu ke salah satu media sosial miliknya, dan menyertai tulisan yang menyebut kedua orang tersebut sebagai aib.

Asif Bodi dan Abubakar Bhula, mengakui memang melakukan sembahyang di area stadion tersebut, saat babak istrihat, kala itu Liverpool sedang melakukan pertandingan kontra Blackburn Rovers di piala FA bulan Maret silam.

Postingan milik Stehen Dodd tersebut pun langsung mendapat reaksi yang cukup cepat, shingga perkara ini bisa langsung masuk dalam daftar kasus kepolisian pihak setempat, namun pihak kepolisian menganggap perkara tersebut tidak ada unsure pidana nya, sehingga kasus ini tidak bisa diteruskan lagi oleh pihak yang berwenang.

Tadi malam, pihak Liverpool berjanji akan segera mengambil tindakan pada Stephen Dodd, namun hingga kini pria tersebut nampaknya belum mengetahui bahwa manajemen The Reds akan segera memberikan sanksi padanya.

Pihak manajemen mengemukakan tindakan yang akan mereka lakukan terhadap pria tidak bertanggung jawab itu, mereka memungkinkan untuk memberikan larangan menonton langsung ke Anfield untuk beberapa tahun kedepan pada Mr. Dodd.

Mendengar hal tersebut, Asif Bodi selaku pria yang sedang sembahyang itu, mengaku bahwa dirinya sudah sering melakukan sembahyang di stadion tersebut.

“Kami hanya butuh beberapa menit saja untuk sembahyang.” Kata Bodi yang juga bekerja sebagai pengacara.

“kami hanya memiliki waktu yang sangat pendek, kami sembahyang disaat babak pertama usai, dan kami pun pendukung Liverpool, jadi kami ingin melihat setiap menit pertandingan tersebut, maka dari itu kami mencari tempat di dalam stadion untuk sembahyang.”

“Jika kami harus keluar danmencari masjid, kami bisa ketinggalan pertandingan.”

Umat muslim memang diwajibkan untuk sembahyang 5 waktu setiap harinya, mereka memulainya sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Kala itu pertandingan memang di mulai pada pukul 16.00 WIB, Asif Bodi dan Bhula memang memiliki waktu yang sangat sedikit untuk melakukan sembahyang sore.