Derby Della Mole Memakan Korban

Derby Della Mole Memakan Korban

237
0
SHARE
Derby Della Mole Memakan Korban
Derby Della Mole Memakan Korban

Kerusuhan Sudah Terjadi Sebelum Laga Dimulai

Rebutbola – Sembilan orang terluka ketika sebuah bom kertas meledak saat berjalannya laga derby Turin atau yang biasa disebut Derby Della Mole antara Juventus berhdapan dengan Torino pada hari Minggu kemarin. Keterangan ini pun di dapatkan dari seorang pengawas keamanan di satdion Olympic Turin.

Bom dengan bahan peledak relatif kecil terlempar dari ujung pendukung Juventus di awal pertandingan Serie A di Stadion Olympic Turin setelah kekerasan pecah sebelum pertandingan dimulai. Bom tersebut dilemparkan ke arah lapangan namun terbentur benda lain yang dilemparkan oleh fans dari tuan rumah Torino.

Dua fans Juventus dan satu pendukung Torino harus mintai keterangannya oleh pihak yang berwjib atas insiden yang terjadi selama pertandingan dan dua fans Juventus lainnya ditahan dalam kaitannya dengan gangguan yang terjadi di luar stadion.

Kerusuhan Fans di Tribun Stadion
Kerusuhan Fans di Tribun Stadion
Kaca Bus Juventus Terkena Lemparan Batu
Kaca Bus Juventus Terkena Lemparan Batu

Kekerasan berkobar sebelum pertandingan ketika 300 penggemar Torino mencoba untuk memblokir bus pemain milik Juventus sesaat sebelum memasuki stadion dan melemparkan batu ke kendaraan yang mengangkut Pirlo dan kawan kawan tersebut, satu kaca bus pun harus pecah akibat lemparan batu.

Polisi di Turin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa video keamanan telah merekam semua kejadian yang terjadi dan memungkinkan mereka untuk segera mengidentifikasi satu tersangka yang akan menghadapi tuduhan kerusakan.

“Ini adalah episode menyedihkan, karena harus terjadi kekerasan yang serius.” Kata Beppe Moratta di situs La Repubblica

“Kekerasan memang bukan hal yang baru pada pada pertandingan sepak bola Italia, meski pemerintah telah bekerja keras dalam beberapa tahun terakhir untuk menekan masalah kekerasan semacam ini.”

Pendukung mana pun yang terbukti bersalah dalam kasus kekerasan ini dipastikan tidak akan mendapat toleransi hukum.