Brocchi Siap Perbaiki Milan

Brocchi Siap Perbaiki Milan

223
0
SHARE
Brocchi Siap Perbaiki Milan
Brocchi Siap Perbaiki Milan

Lima Laga Terakhir Milan Dipegang Oleh Pelatih Baru

Rebutbola – Filippo Inzaghi kini semakin berada di ambang kehancuran, bila ia dipecat maka ia akan menempati urutan pelatih ketiga yang menukangi Milan kurang dari satu musim.

Pada hari Rabu kemarin, Rossoneri menjalani pertandingan kandangnya menjamu Genoa, hasil negatif kembali diraih oleh mereka dengan kalah 1-3 dari tim tamu. Tiga laga sebelumnya pun mereka gagal meraih 3 poin penuh, pertama mereka bermain imbang dengan Sampdoria 1-1, kemudian kembali bermain imbang 1-1 dengan rival sekota mereka, di laga selanjutnya mereka kalah dari Udinese 2-1.

Sehari setelah kekalahan mereka dari Genoa, media Itali langsung memberikan laporan bahwa pelatih primavera Milan, Cristian Brocchi sudah siap mengambil alih untuk lima pertandingan terakhir Milan di musim ini.

Brocchi pun diharapkan bisa mengobati rasa malu dari para fans menjelang penutupan Serie A musim 14/15. Inzaghi pun sebenarnya memulai karir kepelatihan dari tim primavera Milan, sama seprti yang digeluti oleh Brocchi saat ini.

Filippo Inzaghi Di Ambang Kehancuran
Filippo Inzaghi Di Ambang Kehancuran

Inzaghi dipercaya untuk menggantikan rekannya sewaktu masih membela Milan, Clarence Seedorf dari kursi kepelatihan pada bulan Juni lalu. Ia dipercaya meskipun belum memiliki sejarah dalam dunia kepelatihan di tim senior.

Dalam hal apapun Inzaghi diperkirakan akan diganti pada akhir musim dengan pelatih yang lebih berpengalaman, tapi mengalahkan Udinese dan Genoa dalam waktu lima hari telah meninggalkan Milan di tempat 10 dan terancam putus ke bagian bawah dari tabel, membuat posisinya hampir tidak dapat dipertahankan.

Inzaghi mengatakan pada hari Rabu malam ia ingin terus menjadi pelatih, tetapi ia pasrah dengan nasib yang akan ia terima esok hari.

Dia mengatakan timnya telah kehilangan arah setelah bermain imbang tanpa gol dengan tetangganya Inter Milan pada 19 April. Inzaghi pun menambhakan, masalah terbesar anak asuhnya saat ini adalah mental.