Messi Berhasil Gagalkan Rencana Pep

Messi Berhasil Gagalkan Rencana Pep

138
0
SHARE
Messi Berhasil Gagalkan Rencana Pep
Messi Berhasil Gagalkan Rencana Pep

Rebutbola – Zlatan Ibrahimovic biasa memanggilnya ‘The Philosopher’ tapi Pep Guardiola tampak lebih seperti seorang profesor gila di babak pertama saat melawan Barcelona pada Rabu malam, sinyal panik terpancar dari para pemain Bayern Munich untuk mengubah bentuk formasi tim setelah disibukan dengan peluang dari Barcelona sejak awal babak.

Percobaan untuk bermain dengan tiga pemain di belakang hanya berlangsung 15 menit. Barcelona telah memperkirakan hal yang tak terduga akan datang dari mantan pelatih mereka.

Dia awal pertandingan Rafinha dengan segera kembali bermain di sebelah kiri, dia adalah pemain tercepat yang dimiliki dalam sistem pertahanan Bayern dan dari posisi itu ia paling dekat dengan Lionel Messi, kala itu ia berhasil membuat striker Argentina itu pindah dari posisinya karena ingin menjauhkan diri.

Setelah Luis Suarez mulai menjalankan perannya dengan sangat tepat dan Messi beralih ke pusat lapangan membuat Rafinha kurang efektif di sektor kiri.

Ini bukan pertama kalinya seorang manajer menggunakan pemain berkaki kanan itu di lini pertahana bagian kiri, sudah hampir semusim Rafinha berperan sebagai pemain yang sering memotong arah diagonal bola di beberapa laga.

Sejak awal Barcelona telah memiliki banyak peluang dan keinginan Guardiola menggunakan skema 4-4-2 dari menit ke-15 telah gagal, padahal skema ini membuat mereka berhasil menyeimbangi posession ball milik Barcelona.

“Kami ingin mendominasi kepemilikan bola dan mendorong mereka kembali ke pertahanannya,” jelas Guardiola.

“Tapi mereka menguasai bola lebih dari yang kami miliki. Ketika Anda bermain dengan tiga orang di belakang Anda harus memastikan bahwa Anda melakukan skema itu dengan baik tapi kami tidak mampu. Dengan empat orang di belakang kami lebih solid tapi kemudian kami tidak memiliki kemampuan untuk memberikan masalah di lini pertahanan mereka.”

Tembakan Thiago di pertengahan babak pertama adalah usaha yang nyata hanya untuk menguji Marc Andre ter Stegen, selain itu umpan silang Thomas Muller yang mendesis di area penalti gagal diraih oleh Robert Lewandowski.

Anehnya ketika Mario Gotze masuk, ia tidak menggantikan Lewandowski, tapi menggantikan Muller, hal ini sangat memperlihatkan keputus asaan dari seorang Pep, perdebatan pun terjadi di bangku cadangan antara Muller dan pelatihnya.

Guardiola sekarang mungkin menghadapi masalah internal dengan peamin yang tidak puas seperti Muller, selain itu masalah kegagalan skema yang dimilikinya pun akan menjadi pekerjaan yang sangat besar.

Gol Pertama Messi
Gol Pertama Messi

Pelatih yang paling sukses di dunia sepak bola selama tujuh tahun terakhir telah membenarkan bahwa sampai menit ke 77 ia masih mencoba merubah beberapa skemanya karena selalu gagal. Kegagalan ini pun diakibatkan karena Messi masih saja tidak terehentikan.

Di babak kedua Bayern menerapkan skema meneyrang guna mencari gol tandang dengan formasi 4-3-3 tapi sayang formasi ini masih saja gagal.