30 Tahun Mengenang Tragedi Heysel

30 Tahun Mengenang Tragedi Heysel

288
0
SHARE
30 Tahun Mengenang Tragedi Heysel
30 Tahun Mengenang Tragedi Heysel

Rebutbola – Sang presiden UEFA, yakni Michel Platini telah mengatakan kejadian bencana tragedi Heysel merupakan suatu kenangan yang begitu mengerikan. Dan pada hari ini yang bertepatan di tanggal 29 Mei akan menandai sebuah tragedi tersebut yang ke 30 tahun.

Tragedi Terbesar dalam Sejarah Sepakbola di Dunia
Tragedi Terbesar dalam Sejarah Sepakbola di Dunia

Pada final Piala Eropa yang telah mempertemukan Juventus dengan Liverpool pada tanggal 29 Mei 1985 telah terjadi suatu musibah yang mengenaskan. Dalam laga tersebut telah menyebabkan 39 orang meninggal dan 600 orang mengalami luka-luka. Hal itu disebabkan runtuhnya dinding Stadion Heysel di Brussels.

Saat pertandingan berjalan, Juventus sempat unggul melalui titik putih. Namun kemenangan tersebut harus tertunda lantaran musibah yang di alami oleh para penonton.

Tragedi Heysel
Tragedi Heysel

Dengan kejadian itu, Platini menuliskan di laman website UEFA pada Jumat ini, ia menuliskan, “Ini merupakan kejadian kenangan selama tiga puluh tahun lalu, saat itu saya bermain pada final Piala Eropa di Stadion Heysel dan ini selalu menjadi suatu kenangan untuk saya.”

Michel Platini
Michel Platini

“Dalam mengenang 30 tahun, saya selaku presiden UEFA melakukan kerjasama dengan rekan-rekan asosiasi nasional pada liga dan klub untuk memastikan bahwa hal ini tidak akan terulang kembali seperti malam yang mengerikan itu.” Tambahnya.

“Kami telah bekerja tanpa henti selama 30 tahun terakhir untuk menjamin keselamatan dan keamanan di tempat-tempat olahraga di seluruh Eropa.” Tutur sang presiden.

“Dan saya hanya memberikan rasa simpati terdalam kepada korban yang telah mengalami kejadian tersebut. Kini saya menegaskan akan terus melakukan segalanya untuk mencegah agar tidak terjadi kembali.” Ujarnya.

“Kini apa yang terjadi di Heysel akan selalu menjadi kenangan saya dan orang lain yang berada di Brussels dan hal tersebut tidak akan pernah kami lupakan.” Tutupnya.