Connect with us

Bangkitnya Formasi Kuno 4-4-2

Claudio Ranieri
Baca Juga

BigGrid

Bangkitnya Formasi Kuno 4-4-2

rebutbola – Pada era sepakbola modern, formasi 4-4-2 sudah di anggap kuno dan jarang di gunakan lagi. Sepakbola modern umumnya menggunakan formasi 4-2-3-1 atau 4-4-3 khususnya liga Premier. Akan tetapi, beberapa klub liga Premier ini masih ada yang menggunakan formasi 4-4-2 dengan efektif dan berhasil menjadi tim yang di takuti oleh lawannya.

Leicester City dan Watford lah yang masih setia dengan formasi 4-4-2. Pelatih Claudio Ranieri sukses mempraktekkan skema 4-4-2 dan menjadikan The Foxes menjadi salah satu tim yang di takuti di liga Premier dengan mengalahkan tim-tim papan atas dan menjadikan Jamie Vardy menjadi pencetak gol terbanyak musim ini.

Formasi Leicester City

Formasi Leicester City

Selain itu, Watford yang menjadi tim promosi ini telah menjalani awal musim dengan baik dan tak pernah luput dari formasi 4-4-2 sejak masih di Championship League. Dengan mengandalkan pasangan Odion Ighalo dan Troy Deeney, mereka berhasil memukul Liverpool dengan skor 3-0.

Formasi Watford

Formasi Watford

Sementara dengan formasi 4-2-3-1 yang menjadi populer saat ini, memiliki perbedaan dengan jelas khususnya di lini depan. Untuk mempraktekkan formasi 4-2-3-1 dengan efektif memerlukan striker dengan kondisi yang tepat, seperti Sergio Aguero (Manchester City) atau Harry Kane (Tottenham Hotspur). Di sisi lain, formasi 4-2-3-1 tidak akan berjalan dengan efektif dengan striker yang tidak cocok. Kita bisa melihat musim ini pada Manchester United dengan menjadikan Anthony Martial sebagai target dan Chelsea dengan Diego Costa, mengingat perubahan drastis dari performa Costa.

Formasi 4-4-2 menjadi trendi tim-tim papan atas eropa pada awal abad 20. Formasi ini sempat di pakai oleh AC Milan, Manchester United, Liverpool dan Real Madrid. Pada saat itu, tim-tim tersebut lah yang berhasil merajai sepak bola eropa.

Formasi Manchester United Pada Tahun 2003

Formasi Manchester United Pada Tahun 2003

Kali ini Claudio Ranieri memasang kembali formasi kuno 4-4-2 dan berhasil mengacak-acak papan atas Liga Premier. Sangat unik rasanya gaya sepak bola lama di pakai lagi untuk melawan tim-tim dengan sepak bola modern, Leicester city kini baru saja lengser dari puncak klasemen setelah kurang lebih satu bulan mereka duduk di puncak klasemen.

rebutbola.com

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in BigGrid

Follow Us

Sudut Lapangan

To Top