Alasan Remi Garde Enggan Berjabat Tangan

Alasan Remi Garde Enggan Berjabat Tangan

99
0
SHARE
Remi Garde
Remi Garde

Manajer Aston Villa Sedang Dilanda Kekecewaan

rebutbolaRemi Garde, manajer Aston Villa, enggan bersalaman dengan manajer Sunderland, Sam Allardyce, usai pertandingan persis sebelum keduanya tampil untuk sesi konferensi pers Sabtu lalu. Hal itu ternyata karena Garde merasa kecewa berat saat melihat timnya kalah dalam laga itu dan sama sekali bukan akibatkan manajer tersebut terlibat friksi dengan Allardyce. Jelas diketahui bahwa di Stadium of Light Villa kalah tandang dengan skor 3-1 oleh Sunderland.

Garde sempat mengungkapkan juga bahwa selain itu, dirinya juga dikecewakan oleh Allardyce pasalnya sebelum laga dimulai, dirinya tak disapa oleh manajer Sunderland itu. Sepatutnya, manajer tim tamu disambut oleh manajer tim tuan rumah. Akan tetapi, Allardyce tak menjamu dengan baik dan akibatnya, Garde merasa disepelekan.

Setelah merasa kecewa akibat kekalahan timnya, manajer berkewarganegaraan Perancis tersebut lanjut ditempa dengan kekecewaan lain dan pada akhirnya dirinya menolak berjabatan tangan.

Kekalahan tersebut pantas membuat Garde kesal. The Villains memang belum pernah dibawanya meraih kemenangan dari total sembilan laga semenjak dirinya ditunjuk menjadi manajer untuk menggantikan Tim Sherwood. Sejauh ini mereka hanya imbang sebanyak empat kali dan kalah lima kali.

“Kalau boleh jujur, saya lebih senang kalau Allardyce datang kepada saya sebelum pertandingan dan mengucapkan ‘halo’. Dia justru datang kepada saya setelah pertandingan dan dia bilang ‘usaha yang baik’. Saya sebetulnya tidak terlalu mempermasalahkan sikapnya, itu bukan mengapa saya tidak mau berjabat tangan. Hasil tim saya adalah yang lebih mengecewakan. Kekalahan kembali kami telan waktu itu,” ungkap garde.

Sam Allardyce
Sam Allardyce

Ia menambahkan: “Saya lelah, Tidak. Saya akan terus berupaya untuk bekerja semaksimal mungkin setiap hari, setiap jam, setiap menit, dan setiap detik.”

Para pemain Villa tak disalahkan oleh manajernya, yang merupakan mantan pemain Arsenal. Menurut Garde, kemampuan terbaik dari Micah Richards dan kawan-kawan telah dikeluarkan di atas lapangan dan sebenarnya timnya telihat telah bermain baik di mata Garde. Salah satu faktornya adalah mereka sempat menyamakan kedudukan 1-1. Garde beranggapan bahwa yang membuat timnya kalah dan belum juga meraup angka penuh semenjak ditangani oleh dirinya merupakan faktor ketidakberuntungan.

rebutbola.com