FIFA Pecat Langsung SekJennya

FIFA Pecat Langsung SekJennya

81
0
SHARE
Jerome Valcke
Jerome Valcke

SekJen FIFA Tak Lagi Hanya Disuspensi Sementara

rebutbolaJerome Valcke, sang sekjen FIFA yang telah disuspensi dan rekan lama Sepp Blatter, telah ditindak yakni pemecatan langsung.

Lelaki berkebangsaan Perancis tersebut dihadapkan dengan pelarangan (ban) selama sembilan tahun lamanya setelah sebuah investigator etika mengemukakan beberapa dugaan pelanggaran termasuk koneksi sekjen tersebut dengan penjualan pasar gelap untuk tiket-tiket Piala Dunia. Namun, tetunya Valcke membantah pelarangan apapun.

Dewan komite investigasi etika tersebut merekomendasikan pelarangan selama sembilan tahun serta denda sebesar 100.000 Swiss Franc (67.500 Poundsterling) selagi mereka memindahtangankan kasus tersebut ke pihak ajudikasi yang dipimpin oleh juri berkewarganegaraan Jerman, Hans-Joachim Eckert, untuk keputusan terakhir.

Desember lalu, Blatter dan Michel Platini, presiden UEFA yang jelas merupakan ahli waris, telah di ban dari segala aktifitas persepakbolaan selama delapan tahun lamanya mengikuti adanya investigasi terhadap “pembayaran kawan” senilai 1.35juta Poundsterling. Keduanya tak lepas dari protes pribadi untuk membuktikan ketidakberdosaan mereka.

Sepp Blatter dan Jerome Valcke
Sepp Blatter dan Jerome Valcke

Valcke telah disuspensi sejak tanggal 17 September, namun komite dadakan FIFA kini telah memutuskan untuk memecatnya sepenuhnya dari organisasi tersebut.

FIFA menjelaskan dalam sebuah pernyataan: “Hubungan kerja antara FIFA dan Jerome Valcke telah diakhiri … Suspensi sementara yang diperpanjang sejak 6 Januari 2016 silam terus berlanjut dan absah. Pekerjaan dan tanggung jawab dari Sekretaris Umum akan berlanjut dilakukan oleh SekJen Dadakan, Dr Markus Kattner.”

Ini kali keduanya Valcke telah diberhentikan oleh FIFA. Di tahun 2006 seorang juri New York mengatakan Valcke, yang waktu itu menjabat sebagai kepala marketing, telah “berbohong berulangkali” kepada calon sponsor, serta dengan seorang pengacara yang berkata diantara “kebohongan baik (white lie), kebohongan komersil, gertakan, kebohongan murni, kebohongan dan sumpah palsu yang, Tuan Valcke bahkan telah berbohong ketika ia bersaksi mengenai kebohongannya”. Blatter kemudian kembali mempekerjakan Valcke delapan bulan kemudian.

rebutbola.com