5 ‘Come-Back’ Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

5 ‘Come-Back’ Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

171
0
SHARE
5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

Reading 5-7 Arsenal (2012)

5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola
Theo Walcott cetak gol keenam bagi Arsenal

Rebutbola – Seperti banyak pertandingan dalam daftar ini, Anda harus merasa kasihan pada pihak yang kalah. Bermain dengan gemilang selama 44 setengah menit, membuat Arsenal terpojok dengan lebih dahulu kemasukan hingga 4-0 di pertandingan Piala Liga ini. Tapi gol Theo Walcott pada pertengahan babak membuktikan titik balik. Giroud membuatnya menjadi 4-2. Setelah itu, Reading masih mengungguli Arsenal dalam penguasaan permainan. Tapi, gol menit ke-89 dan gol di menit ke-5 injury time membawanya ke waktu ekstra. Arsenal kemudian memimpin 5-4, Reading menyamakan kedudukan dengan 4 menit kemudian, tapi kemudian menit terakhir lain Arsenal mencetak dua gol sekaligus. Ketika manajer Reading, Brian McDermott ditanya apakah ia menonton DVD pertandingan sepakbola yang luar biasa ini, dia menjawab “Tidak, saya mungkin akan membuangnya di tempat sampah.”

Newcastle 4-4 Arsenal (2011)

5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

Kalah 4-0 di babak pertama, Newcastle dipermalukan di kandangnya sendiri di St James ‘Park. Namun digantinya Abou Diaby setelah istirahat memberikan secercah harapan bagi Si Burung Gagak. Dan akhrnya dengan rentetan 4 gol dalam 19 menit membuat hal ini menjadi salah satu comeback terbaik Premier League. Gol terakhir diciptakan oleh Cheik Tiote dengan 3 menit tersisa dengan tendangan petirnya dari jarak jauh yang mematikan dan membuat perayaan luar biasa bagi para pemain dan fans Newcastle.

Jerman 4-4 Swedia (2012)

5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

Diunggulkan, Jerman membuat Swedia bertekuk lutut dengan keunggulan empat gol pada awalnya dan juga menguasai pertandingan. Jerman tampaknya akan menang karena memimpin 4-0 di kualifikasi Piala Dunia ini dengan hanya 28 menit tersisa. Namun, mereka tidak memperhitungkan para punggawa liar Swedia yang membuat gol-gol balasan melalui Ibrahimovic, Lustig dan Elmander, sebelum akhirnya Rasmus Elm mencetak gol penyeimbang kedudukan yang menakjubkan di masa injury time. Manajer Jerman Joachim Loew sempat terlihat shock setelah peluit akhir dibunyikan. Sedangkan para pemain, fans, manajer dan seluruh jajaran staff sepakbola Swedia terlihat sorak sorai merayakan hasil tersebut.

Spurs 3-4 Manchester City (2004)

5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola

Kemasukan tiga gol di babak pertama memanglah hal yang buruk. Dengan skor 3-0 dan juga hanya bermain dengan 10 pemain setelah Joey Barton diusir dari lapangan, hampir tidak ada titik balik di babak kedua. Tapi penggemar City selamanya akan senang dengan apa yang para pemainnya lakukan sebagai tim. Menit ke 48, Sylvian Distin membuka harapan bagi Man City. Kemudian gol kembali diciptakan oleh Paul Bosvelt hingga akhirnya Wright Phillips menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Sundulan Macken di masa injury time membuat tim yang saat itu dilatih oleh Kevin Keegan membalikan kedudukan dengan luar biasa.

Liverpool 3-3 AC Milan (2005)

5 'Come Back' Terbesar Dalam Sejarah Sepakbola
Dudek berhasil menepis tendangan Shevchenko

Sebuah comeback yang benar-benar legendaris datang dari panggung terbesar yaitu Final Liga Champions 2005. Babak pertama Liverpool harus kemasukan 3 gol dan mereka sepertinya harus merelakan gelar Liga Champions ke tangan AC Milan. Karena pada kenyataannya, itu bisa saja 4 atau 5, dan Milan secara psikologis dapat dikatakan menang. Tak pelak, beberapa fans Liverpool beberapa meninggalkan stadion di babak pertama – tetapi mereka harus memiliki kepercayaan yang lebih atas gol Gerrard, Smicer dan Alonso yang menyamakan kedudukan hingga membawanya ke waktu ekstra dan kemudian penalti. Jerzy Dudek berhasil menggagalkan upaya Pirlo dan Shevchenko hingga akhirnya Liverpool mengklaim kemenangan benar-benar luar biasa yang biasa  dijuluki ‘Keajaiban Istanbul’.

rebutbola.com