Fans Rasis Hina Gelandang Ajax

Fans Rasis Hina Gelandang Ajax

133
0
SHARE
Riechedly Bazoer
Riechedly Bazoer

Pemain Muda Ajax Jadi Subyek Chant Monyet-Monyetan

RebutbolaDutch FA (KNVB) sudah mengatakan bahwa mereka sempat akan mendukung Riechedly Bazoer dari Ajax jika gelandang tersebut sempat keluar dari lapangan setelah ia menjadi subyek dari chant rasis dari para suporter musuh di akhir pekan lalu.

Pemain berusia 19 tahun tersebut yang telah menjadi sasaran dari para pencari bakat Arsenal dulu, kini dijadikan sasaran oleh seksi suporter ADO Den Haag yang membuat mimik-mimik suara monyet ketika Ajax sedang melakoni pertandingannya yang berujung kemenangan Minggu kemarin.

Direktur operasi mereka, Gjis de Jong, menambahkan: “Kami bisa saja menerima jika di kasus ini, si Riechedly Bazoer, Ajax, atau Pol van Boekel sang wasit telah keluar dari lapangan.

“Mereka mungkin akan di dukung. Agar lebih jelas: kami sama sekali tidak ingin ada perilaku semacam ini. Ini bukan sepak bola. Sepak bola menghubungkan semua orang dan tak perduli agama, warna kulit, atau orientasi seksual serta etnis mereka apa.

“Sekitar 10 tahun yang lalu, jika ada kasus seperti itu, yang berhak memutuskan untuk mengakhiri pertandingan adalah sang wasit, karena pekerjaan dia sudah cukup sulit.”

Pelatih Ajax, Frank De Boer, mendeskripsikan aksi dari suporter Den Haag tersebut sebagai “sebuah penghinaan. Saya tidak percaya mereka bisa berbuat seperti itu sedangkan pemain-pemain yang mereka dukung saja memiliki warna kulit yang bervariasi,”

Frank de Boer
Frank de Boer

“Saya tanya kepada asisten saya: ‘Apakah mereka sedang bersuara seperti di hutan?’ itu tidak pantas ada di lapangan dan itu penghinaan besar dan parahnya itu terjadi di Belanda.

“Kami tidak terima chant seperti itu dan kami mengutuk perilaku seperti itu dari orang-orang si stadium kami serta semua orang harusnya menjauhkan diri dari pernyataan-pernyataan yang menyakitkan semacam itu.”

Rebutbola.com