Sejarah Derby Della Madonnina: Rivalitas Telah Menjadi Tradisi

Sejarah Derby Della Madonnina: Rivalitas Telah Menjadi Tradisi

424
0
SHARE
Sejarah Derby Della Madonnina: Rivalitas Yang Telah Menjadi Tradisi
Sejarah Derby Della Madonnina: Rivalitas Yang Telah Menjadi Tradisi

rebutbola – Pekan ini akan di gelar laga bersejarah yang mempertemukan dua raksasa Italia yaitu AC Milan vs Inter Milan dalam drama Derby Della Madonnina.

Kata Madonnina berasal dari panggilan warga kota Milan yang di tujukan kepada patung Virgin Mary yang berada di puncak katedral Milan. Patung ini menjadi icon kota Milan sebagai kota bersejarah. Bagi warga Milan Katedral adalah tempat sakral secara rohani, sedangkan kata Derby Della Madonnina menganalogikan bahwa yang memenangkan laga tersebutlah menjadi penguasa puncak kota Milan.

Derby pertama di adakan pada tanggal 18 Oktober 1908 pada turnamen Chiasso yang diadakan di Canton Ticino, Swiss. Laga ini di menangkan oleh Rossonerri dengan skor 2-1. Laga yang telah menjadi tradisi kota milan ini telah memiliki certa sejak dahulu kala, berikut ulasan sejarah Derby Della Madonnina :

Era Rivera dan Mazolla (1960)

Pada era 1960, Derby Milan telah mempertemukan dua bintang besar Italia yaitu Sandro Mazolla dan Gianni Rivera.

Sandro Mazolla
Sandro Mazolla

Sandro Mazolla adalah anak dari mantan pemain Torino, Valentino Mazolla. Ayah dari legenda Inter Milan ini adalah salah satu pemain yang menjadi korban dari kecelakaan pesawat tim Torino pada tahun 1949 setelah mendominasi di Serie A selama empat musim.

Gianni Rivera
Gianni Rivera

Gianni Rivera dijuluki “Golden Boy” karena talentanya. Pada era ini adalah era yang menjadi Derby yang sangat hebat terlihat dari persaingannya. AC Milan berhasil menjuarai Piala Eropa pada tahun 1962-63, diikuti dengan suksesnya Inter Milan yang menjuarai Piala Eropa pada musim berikutnya. Kemudia AC Milan berhasil menjuarai Serie A Pada tahun 1968-69. Selama musim hebat tersebut berlangsung, AC Milan di nahkodai oleh Nereo Rocco dan Inter Milan di latih oleh Helenio Herrera. Kedua pelatih tersebut telah menciptakan banyak pemain berbakat.

Era 1990 

Era 1980 menjadi saat-saat terhebat AC Milan yang bertahan hingga pertengahan 1990. Mereka menjadi Juala Piala Eropa pada tahun 1989, saat itu AC Milan di nahkodai oleh Arrigo Sacchi dan di ikuti oleh beberapa legendanya seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Marco Van Basten Ruud Gullit dan Frank Rijkaard. Rossonerri pun berhasil mendominasi Liga Domestik hingga Internasional, berhasil menjuarai empat titel Serie A dan tiga kali menjuarai Piala Eropa pada tahun 1989 hingga 1996. DI saat yang sama Inter Milan finish di peringkat kedua pada musim 1992-93 dan memenangkan dia piala EUFA.

Ruud Gullit, Marco Van Basten dan Frank Rijkaard
Ruud Gullit, Marco Van Basten dan Frank Rijkaard

Inter Milan harus menunggu lama setelah memenangkan titel Liga pada tahun1989 yang akhirnya berhasil diraih pada tahun 2006. Saat itu Juventus yang berhasil finish di puncak klasemen pada tahun 2005-2006 harus menelan pahit akibat Skandal Calciopoli dan menerima sanksi turun ke Serie C. Kemudia Inter berhasil memenangkan Serie A dengan kondisi Juventus harus berkecimpung di Serie C. Di saat yang sama AC Milan mendapatkan piala ke tujuh Liga Champions dengan mengalahkan Liverpool di final.

2004-2005

Pada tanggal 12 April 2005, telah mempertemukan kembali Inter Milan dan AC Milan pada leg kedua perempat final Liga Champions. Milan berhasil unggul 1-0 (Agregat 3-0) berkat gol pembuka Andriy Shevchenko, Kemudian disusul keputusan wasit Markus Merk yang membatalkan gol Esteban Cambiasso secara kontroversial. Hal ini berakibat mengamuknya Interisti dengan menerbangkan kembang api, botol dan barang-barang lainnya ke dalam lapangan. Pada menit ke-74 kiper AC Milan, Nelson Dida menjadi korban dari amukan Interisti dan terkena lemparan kembang api di bahu kanannya.

Nelson Dida Terkena Lemparan Kembang Api
Nelson Dida Terkena Lemparan Kembang Api

Pertandingan pun di hentikan selama 30 menit dan pemadam kebakaran pun turun untuk memadamkan api yang berkobar. Pertandingan pun di lanjutkan kembali selama semenit dan akhirnya wasit harus memutuskan menghentikan laga akibat semakin banyaknya kembang api yang berterbangan ke lapangan.

Marco Materazzi dan Rui Costa
Marco Materazzi dan Rui Costa

Alhasil AC Milan berhasil memenangkan laga dengan agregat 5-0 dan Intermilan harus menelan pahit akibat sanksi yang di berikan oleh FIFA yang berbentuk empat laga tanpa penonton pada kejuaraan paling bergengsi di Eropa.

Kejayaan Inter Milan Pada Musim 2009-2010

Dengan kedatangan pelatih kontroversial Jose Mourinho, Nerazurri berhasil meraih tiga gelar sekaligus dalam satu musim. Inter berhasil meraih gelar Scudetto yang ke-18, gelar Coppa Italia yang ke-6 dan menjuarai Liga Champions.

Selebrasi Inter Milan
Selebrasi Inter Milan

Pada Musim tersebut Inter Milan Berhasil mengalahkan AC Milan dua kali dengan melibas AC Milan dengan skor 4-0 dan menang 2-0 pada laga kedua. Setelah sukses dengan Inter Milan, Jose Mourinho pun hijrah ke Spanyol untuk menahkodai Real Madrid.

Berikut kemenangan besar yang telah Diraih kedua tim saat berjumpa :

AC Milan

  • Milan 6-3 Inter (30 April 1911 @ Serie A)
  • Inter 0–4 Milan  (1 April 1917 @ Coppa Regionale Lombarda)
  • Milan 8-1 Inter (3 March 1918 @ Coppa Mauro)
  • Inter 0–4 Milan (13 October 1918 @ Coppa Giurati)
  • Inter 2–5 Milan (16 February 1919 @ Coppa Mauro)
  • Milan 0-2 Inter (29 May 1924 @ frendly match)
  • Milan 0-4 Inter (11 September 1955 @ friendly match)
  • Milan 5-3 Inter (27 March 1960 @ Serie A)
  • Milan 4-0 Inter (27 June 1963 @ Torneo Città di Milano)
  • Milan 4-2 Inter (26 June 1968 @ Coppa Italia)
  • Milan 6-4 Inter (29 June 1969 @ Torneo Città di New York)
  • Milan 5-0 Inter (8 January 1998 @ Coppa Italia)
  • Inter 0–6 Milan (11 May 2001 @ Serie A)
  • Inter 2–4 Milan (21 October 2001 @ Serie A)

Inter Milan

  • Milan 0-5 Inter (6 February 1910 @ Serie A)
  • Inter 5-1 Milan (17 February 1910 @ Serie A)
  • Inter 5-2 Milan (22 February 1914 @ Serie A)
  • Milan 1-4 Inter (4 April 1915 @ friendly match)
  • Milan 1-9 Inter (7 June 1917 @ friendly match)
  • Inter 4-2 Milan (28 September 1919 @ friendly match)
  • Milan 3-7 Inter (25 January 1920 @ friendly match)
  • Milan 3-6 Inter (19 September 1926 @ friendly match [San Siro inauguration])
  • Milan 1–4 Inter (19 March 1931 @ Serie A)
  • Milan 2-4 Inter (26 November 1944 @ Coppa Monti)
  • Inter 5-2 Milan (28 March 1965 @ Serie A)
  • Inter 4-0 Milan (2 April 1967 @ Serie A)
  • Milan 1–5 Inter (24 March 1974 @ Serie A)
  • Milan 0–4 Inter (29 August 2009 @ Serie A)
  • Inter 4-2 Milan (06 May 2012 @ Serie A)

Pada tanggal 1 Februari mendatang akan mempertemukan kembali Inter Milan vs AC Milan pada laga lanjutan Serie A. Dengan rivalitas yang menjadi tradisi selama puluhan tahun dan drama Della Madonnina yang berlangsung hebat, siapakah yang akan menguasai kota Milan ?

rebutbola.com