Para Pemain Yunani Gelar Aksi Protes Atas Kematian Imigran

Para Pemain Yunani Gelar Aksi Protes Atas Kematian Imigran

101
0
SHARE
Aksi Protes Dua Klub Yunani
Aksi Protes Dua Klub Yunani

Laga Yunani Tertunda Akibat Aksi Protes Pemain-Pemainnya

rebutbola – Sebuah pertandingan liga divisi kedua Yunani telah tertunda Jumat kemarin ketika para pemainnya melakukan aksi protes dengan cara berduduk diam di lapangan akibat korban-korban yang tewas yakni para imigran yang sempat mencoba mencapai pulau Aegean.

Wujud dari kesolidaritas tersebut muncul sebelum pertandingan antara AEL Larissa dan Acharnaikos di kota Thessalia di Larissa, Yunani.

Ketika pertandingan tersebut dimulai, semua pemain dengan jumlah total 22 orang beserta para pelatih dan pemain-pemain pengganti yang hadir langsung duduk diam selama dua menit penuh untuk menunjukkan rasa hormat kepada ratusan pengungsi yang telah kehilangan nyawanya saat mencoba lari mencari tempat perlindungan dari konflik atau penyiksaan dalam negara-negara seperti Suriah dan Irak.

Sebuah pengumuman dari sistem suara klub tersebut menyuarakan: “Tata usaha dari AEL, para pelatih, juga para pemain akan meluangkan waktu selama dua menit untuk berdiam dalam kesunyian setelah mulainya pertandingan ini untuk mengenang ratusan anak kecil yang terus menerus kehilangan nyawanya setiap hari di Aegean akibat dari ketidakacuhan yang brutal dari Uni Eropa dan Turki. Aksi kami adalah sebuah upaya untuk memicu para pihak berwewenang untuk memobilisir semua yang telah menjadi korban dari perbuatan kriminal yang bengis yang kini terjadi di Aegean.”

Aksi Protes Dua Klub Yunani
Aksi Protes Dua Klub Yunani

Yunani menjadi gerbang utama untuk para pengungsi yang mulai datang dari Eropa tahun lalu. Bahkan banyak yang rela menyebrangi lautan yang berbahaya hanya menggunakan kapal keciil saja. Lima anak adalah di antara setidaknya 33 imigran yang mati tenggelam di laut Aegean setelah kapal mereka diterbalikkan Sabtu lalu ketika mereka berupaya untuk menyebrang dari Turki ke Yunani.

Aksi tersebut terjadi 24 jam setelah komite Olimpik Internasional mengumumkan bahwa api untuk Olympic Games 2016 di Rio de Janeiro akan melewati perkemahan pengungsi Eleonas di Athens, serta satu pengungsi juga akan menjadi salah satu pembawa obor.

rebutbola.com