Breitner: ‘Pep Tak Mampu Beli Gelar Liga Champions Untuk Man.City’

Breitner: ‘Pep Tak Mampu Beli Gelar Liga Champions Untuk Man.City’

82
0
SHARE
Guardiola Bayern Belum Siapkan Pesta Perayaan Juara
Pep Guardiola

Legenda Jerman Berikan Pandangan Realistis Mengenai Guardiola, Man.City, Dan Liga Champions

rebutbola – Seorang legenda Jerman yakni Paul Breitner tak yakin bahwa Pep Guardiola akan membawa kesuksesan secara instan ke Manchester City.

Bos Bayern Munich itu akan meninggalkan arena Allianz di musim panas untuk bertukar ke Premier League, namun pemenang Piala Dunia tahun 1974 itu tidak yakin sama sekali bahwa tidak mungkin kesuksesan dapat diraih secara instan bahkan dari sang Guardiola sekali pun, pasalnya Breitner menjelaskan bahwa Guardiola tak akan mampu membimbing tim Inggris itu ke Champions League dalam beberapa musim kedepan karena mereka sedang tidak dalam posisi dimana mereka dapat membeli pemain bintang luar.

“Ia tidak mampu memboyong semua pemain yang dibutuhkan Manchester City untuk menjadi sebuah tim yang dominan di Champions League,” ujar Breitner.

“Liga Premier itu banyak aliran uangnya. Mereka akan mendapat milyaran pounds hanya dari hak siar TV saja, lebih dari 3milyar Poundsterling. Jerman saja hanya mendapat 700juta Poundsterling yang hanya sebanyak 20-25 persen saja dari penghasilan yang didapatkan klub-klub Liga Premier.

“Mereka bisa saja membeli pemain-pemain biasa saja dengan bandrolan sebesar 15juta Pounds atau 60juta Pounds akan tetapi mereka tidak akan menjadi lebih baik dan kualitas mereka tidak akan menjadi lebih baik ataupun menjadi lebih tajam.

Breitner: ‘Pep Tak Mampu Beli Gelar Liga Champions Untuk Man.City’
Paul Breitner

“Mereka paling tidak harus menunggu selama tiga, empat, atau lima tahun. Mereka harus menunggu sampai seseorang yang sekarang berusia 18 atau 19 tahun dan nanti akan memiliki tingkatan talenta untuk menjadi seorang bintang. Lalu mungkin setelah itu Manchester City akan mampu memboyong generasi pemain-pemain bintang berikutnya.

“Namun untuk dua atau tiga tahun kedepan, tidak mungkin sebuah tim Liga Premier akan memenangkan Liga Champions.”

rebutbola.com