Setelah Platini, Blatter Ajukan Banding FIFA

Setelah Platini, Blatter Ajukan Banding FIFA

87
0
SHARE
Setelah Platini, Blatter Ajukan Banding FIFA
Platini dan Blatter

Komite Etik FIFA Tidak Temukan Dasar Hukum Atas Perjanjian Blatter dan Platini

Rebutbola – Setelah Michel Platini melakukan banding sidang pada hari Senin, Sepp Blatter kembali di FIFA untuk berargumen atas larangan dirinya delapan tahun dari sepakbola.

Mantan presiden FIFA, Sepp Blatter telah tiba di markas sepak bola dunia di Zurich untuk sidang banding yang berkaitan dengan larangan delapan tahun dirinya dari aktivitas sepakbola.

Mantan Presiden FIFA dan Presiden UEFA, Michel Platini diberi larangan oleh Komite Etik FIFA pada bulan Desember menyusul kaitannya dengan pembayaran dua juta franc Swiss atau setara dengan 1,3 juta poundsterling dari FIFA – disahkan oleh Blatter – kepada Platini pada bulan Februari 2011.

Dua orang ini ditemukan telah melanggar Kode Etik FIFA terkait menawarkan dan menerima hadiah dan manfaat lainnya, kepentingan konflik, loyalitas dan aturan umum.

Kedua pria ini menyangkal melakukan kesalahan, dengan Platini mengatakan sebelum sidang banding pada hari Senin: “Saya tidak melakukan apapun dan saya tidak takut apapun”

Mantan pemain internasional Prancis ini berharap untuk mendapatkan kembali jabatannya sebagai presiden UEFA untuk EURO 2016, yang akan diselenggarakan di Perancis selama bulan Juni dan Juli.

Kedua pria ini mengklaim pembayaran yang dimaksud berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Platini untuk FIFA antara tahun 1999 dan 2002, yang didasarkan atas suatu perjanjian.

Namun, Komite Etik FIFA tidak menemukan adanya dasar hukum dalam perjanjian antara kedua petinggi tersebut.

Setelah Platini, Blatter Ajukan Banding FIFA
Sepp Blatter

Sementara Blatter dan Platini dianggap telah melanggar artikel FCE tertentu, penyelidikan gagal membuktikan bahwa mereka bersalah baik atas kasus suap ataupun korupsi.

Seorang presiden FIFA baru karena akan dipilih pada 26 Februari di Zurich – dan Blatter telah menarik diri dari skandal korupsi yang mengguncang FIFA tahun lalu.

UEFA tidak akan mengadakan pemilihan presiden sampai proses banding Platini selesai.

rebutbola.com