4 Pesan yang Dapat Dipetik dari Derby London Utara

4 Pesan yang Dapat Dipetik dari Derby London Utara

187
0
SHARE
4 Pesan yang Dapat Dipetik dari Derby London Utara

Derby London Utara: Coquelin Kartu Merah, Lini Belakang Spurs Lengah

Rebutbola – Derby London Utara yang dihelat di White Hart Lane berakhir imbang 2-2. Ada beberapa pesan yang dapat kita tarik pada laga yang mempertemukan Tottenham Hotspur dengan Arsenal tersebut. Berikut rebutbola.com telah merangkum beberapa pesan tersebut.

1. Jangan Gegabah

Usai mendapatkan kartu kuning pada babak pertama, Francis Coquelin melakukan kesalahan yang sama di babak kedua. Bermula dari tusukan Harry Kane dari sisi kiri lapangan, Coquelin yang tampak gegabah melakukan tekel yang kurang tepat. Alhasil, wasit mengeluarkan kartu kuning kedua yang menghasilkan kartu merah untuk pemain Arsenal tersebut. Dua gol pun tercipta bagi skuad Pochettino usai The Gunners bermain dengan 10 orang.

4 Pesan yang Dapat Dipetik dari Derby London Utara
Francis Coquelin dikartumerah pada derby London Utara

2. Tidak Semua Kiper Pelapis Buruk

Kiper utama Arsenal, Petr Cech harus absen akibat cedera hamstring paska pertandingan Arsenal vs Swansea City. Perannya pada derby London Utara pun digantikan oleh David Ospina. Memang pada pertandingan ini, Ospina harus memungut bola dua kali dari gawangnya. Namun beberapa penyelamatan penting pada pertandingan ini membuat penonton di White Hart Lane harus mengacungi jempol pada kiper tersebut. Label man of the match pun tidak salah jika disematkan pada kiper 27 tahun tersebut.

3. Ambil Peluang yang Lebih Besar

Dua gol Meriam Londo dikreasikan oleh bek kanan yang dikenal dengan larinya yang super cepat, Hector Bellerin. Operan matangnya yang masing-masing diberikan kepada Aaron Ramsey dan Sanchez membuahkan gol bagi tim tamu. Andai saja Bellerin yang sudah berada di kotak penalti lebih memilih untuk melepaskan bola ke gawang daripada mengoper Ramsey, mungkin gol pertama tidak akan tercipta.

4. Senang Boleh, Lengah Jangan

Jika menelisik lebih jauh lagi tentang pertandingan derby London Utara tadi malam, gol terakhir Sanchez merupakan buah dari kelengahan lini belakang Spurs. Sanchez yang awalnya berada pada posisi offside langsung berlari ke belakang untuk memperbaiki posisinya agar jika salah satu pemain Arsenal memberikan bola kepadanya, dia berada pada posisi onside. Tiga pemain Spurs yang lengah tidak memperhatikan gerakan cepat mantan pemain Barcelona tersebut. Alhasil umpan matang Bellerin dapat dikonversi menjadi sebuah gol oleh Sanchez yang kurang ter-cover oleh lini belakang Tottenham.

rebutbola.com