Drama Adu Penalti Warnai Kesuksesan Atl.Madrid

Drama Adu Penalti Warnai Kesuksesan Atl.Madrid

82
0
SHARE
review atletico vs PSV
review atletico vs PSV

RebutBola – Atl.Madrid harus memastikal tiket ke delapan besar dengan harus melakoni laga adu penalti dengan PSV. Dua leg yang berakhir dengan skor kacamata 0-0 memaksa kedua tim harus bermain ke babak sudden death.

Secara mengejutkan, Phillipe Cocu tidak menerapkan taktik bertahan guna mencegah terciptanya gol. Sebaliknya, PSV justru membangun serangan dengan sabar lewat penguasaan bola. Tim tamu pun berhasil menciptakan peluang lewat tendangan Hector Moreno, tetapi hanya menghasilkan sepak pojok.

Transaksi serangan terus terjadi dan kedua belah pihak bergantian mengancam. PSV kembali memanfaatkan serangan balik di menit 27. Luke De Jong memberikan bola pada Van Ginkel, tetapi tendangan sang gelandang Belanda mampu diamankan Jan Oblak. Bola muntahan disambar De Jong, namun Oblak mampu mengklaimnya.

Gempuran Atletico menghujani pertahan PSV jelang jeda turun minum. Rojiblancos makin beringas dalam menciptakan peluang dan Griezmann sampai Saul mencoba melepaskan tembakan. PSV ternyata mampu memblokir serangan tuan rumah, mencegah terciptanya gol hingga jeda.

Gagal membukukan gol di paruh pertama, Diego Simeone coba meningkatkan daya gedor Atletico. Ia mengganti Augusto Fernandez dengan Fernando Torres di menit 56. Meski begitu, pergantian ini tak langsung membuahkan hasil.

Alur permainan selanjutnya terus berpihak pada Atletico. Simeone mendominasi serangan dan memaksa PSV untuk bertahan di daerahnya sendiri. Torres mendapatkan rentetan peluang emas, tetapi Zoet tampil gemilang di Vicente Calderon dan menggagalkan semuanya.

Kiper Belanda itu memang jadi pemain kunci PSV dalam dua leg babak 16 besar. Hingga babak kedua usai, ia telah mencatatkan lima penyelamatan. Kegemilangannya memaksa Atletico untuk melakoni babak ekstra setelah bermain tanpa gol selama 180 menit.

Kedua kubu sudah tampak kelelahan dan tidak lagi tampil beringas. PSV memutuskan untuk bertahan dengan disiplin, sementara Atletico diberi kesempatan untuk menguasai bola. Cocu tentu dengan senang hati melayani Atletico sembari mengincar kesempatan untuk serangan balik.

Pertahanan PSV sangat kokoh bagai tembok. Atletico terlihat mulai frustrasi menghadapi pertahanan tersebut. Tempo permainan berjalan makin lambat dari waktu ke waktu, sehingga kreativitas tak lagi terlihat. Tuan rumah pun hanya mampu mengancam lewat tembakan spekulasi. Pertandingan akhirnya berlanjut hingga adu penalti.

Van Ginkel, Guardado, Propper, Bruma, Moreno, Lestienne, Arias, berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Luciano Narsingh jadi satu-satunya penggawa PSV yang gagal karena tendangannya menerpa mistar.

Di kubu Atletico, eksekusi Griezmann, Gabi, Koke, Saul, Torres, Jose Gimenez, Filipe Luis sukses mengeksuksi penalti. Adapun sebagai penutup, Juanfran berhasil menaklukkan Zoet dan memastikan tiket lolos Atletico.

Susunan Pemain

Atletico (4-5-1): Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin (Lucas Hernandez 89′), Luis; Saul, Gabi, Augusto (Torres 56′), Koke, Carrasco (Kranevitter 75′); Griezmann.

PSV (5-3-2): Zoet; Arias, Bruma, Isimat, Moreno, Willems (Brenet 75′); Guardado, Propper, Van Ginkel; De Jong (Narsingh 118′), Locadia (Lestienne 87′).