Kekalahan Liverpool Bagian Dari Kejutan Liga Premier

Kekalahan Liverpool Bagian Dari Kejutan Liga Premier

67
0
SHARE
Kekalahan Liverpool Bagian Dari Kejutan Liga Premier
John Barnes, legenda hidup Liverpool

John Barnes Sebut Kekalahan Liverpool Bagian dari Kejutan Liga Premier Musim Ini

Rebutbola – Mantan pemain Liverpool, John Barnes berpendapat bahwa pertandingan pra-musim akan membantu Jurgen Klopp mendapatkan yang terbaik bagi klub.

Kekalahan Liverpool di Southampton pada hari Minggu tidak membuat pesimis legenda Anfield, John Barnes, yang melabeli kekalahan setelah keunggulan dua gol sebagai bagian dari sifat kejutan Liga Premier musim ini.

Gol dari Philippe Coutinho dan Daniel Sturridge membuat The Reds unggul dua gol lebih dulu di Stadion St Mary, diteruskan dnegan Simon Mignolet yang menggagalkan penalti Sadio Mane setelah istirahat untuk menempatkan The Reds berada di jalur untuk kemenangan liga keempat merka berturut-turut.

Namun Southampton tidak tinggal diam dan menceploskan tiga gol ke gawang Mignolet untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2 bagi keunggulan tuan rumah.

Kekalahan Liverpool Bagian Dari Kejutan Liga Premier
Jurgen Klopp, manajer The Reds

Sebelumnya Liverpool meraih kemenangan besar kontra Manchester United di Liga Europa, namun kekalahan kontra Southampton meninggalkan inkonsistensi mereka di musim ini sehingga mereka harus duduk di urutan kesembilan sementara klasemen liga.

Tapi Barnes menekankan bahwa ia mengharapkan manajer Jurgen Klopp akan mendapatkan keuntungan setelah ia memiliki pra-musim penuh dengan skuadnya.

Berbicara sebagai brand ambassador untuk titanbet.co.uk, Barnes mengatakan: “Ini adalah gejala dari Liga Premier. Lihatlah Manchester City dalam empat pertandingan pertama. Lihatlah Arsenal, Tottenham…”

“Leicester adalah sisi yang paling konsisten, dan ini merupakan hal yang tidak biasa. Ini gejala dari Liga Premier, dari inkonsistensi dari tim yang lebih besar. Dan kedua, itu bisa dimengerti dari sudut pandang Liverpol karena Jurgen Klopp telah datang pada waktu yang tidak ideal untuk setiap manajer.”

Klopp menemukan beberapa konsistensi di Liga Europa, dengan mengalahkan Manchester United di babak 16 besar untuk sebuah bentrokan di perempat final dengan mantan klubnya, Borussia Dortmund.

rebutbola.com