KPK Siap Bantu Supervisi Kasus La Nyalla

KPK Siap Bantu Supervisi Kasus La Nyalla

196
0
SHARE
Ajukan Pra Peradilan, KPK Siap Bantu Kejati Jatim Untuk Kasus Lanyalla
lanyalla

Ajukan Pra Peradilan, KPK Siap Bantu Kejati Jatim Untuk Kasus La Nyalla

rebutbola – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap melakukan supervisi atas perkara dugaan korupsi dana hibah Anggaran Pembelian dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Timur. Dalam perkara tersebut, Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mattaliti telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah Kongres Luar Biasa (KLB) yang telah dilaksanakan April 2015 silam di Surabaya, Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti akhirnya resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2015-2019. La Nyalla menang telak dalam pemilihan yang berlangsung di Hotel J.W. Marriot, Surabaya setelah mengumpulkan 92 suara dari 106 pemilih.

Namun, kepemimpinannya harus tercoreng dengan dugaan Korupsi yang menimpanya. mengenai hal tersebut KPK menawarkan diri untuk membantu mengusut perkara yang sedang melilitnya.

“Jika pemerintah minta bantuan supervisi pelaksanaannya, maka KPK akan membantu,” ujar Wakil Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif dalam pesan singkat kepada media, kemarin.

Ajukan Pra Peradilan, KPK Siap Bantu Kejati Jatim Untuk Kasus Lanyalla
mantan petingi PSSI lanyalla

Laode enggan menjelaskan secara rinci bagaimana proses supervisi yang akan dilakukan oleh KPK jika pemerintah meminta. Namun, secara tersirat KPK telah bersiap untuk kemungkinan tersebut.

Dalam keterangan terpisah, Wakil Pimpinan KPK Saut Situmorang menyatakan lembaganya masih terus mengikuti perkembangan kasus tersebut dan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk menyelidiki perkara.

“Kita ikuti perkembanganya dalam hal adanya sesuatu yang perlu kami koordinasi atau supervisi kami bisa membantu,” ujarnya.

Namun Saut menegaskan KPK tidak akan melakukan intervensi karena menilai perkara tersebut telah ditangani oleh aparat hukum, selain KPK. Seperti diketahui, mantan petinggi PSSI itu tersangkut kasus penyalahgunaan dana hibah Kadin Jawa Timur senilai Rp 5,3 milliar untuk pembelian IPO Bank Jatim.

Kejati Jawa Timur menetapkan La Nyalla sebagai tersangka, pada Rabu pekan lalu. La Nyalla diduga terlibat korupsi dana hibah APBD Jawa Timur saat masih menjabat Ketua Kamar Dagan Indonesia periode 2010-2014.

rebutbola.com