Kontrak Evan Dimas Tidak di Perpanjang, Bhayangkara Surabaya United Sumringah

Kontrak Evan Dimas Tidak di Perpanjang, Bhayangkara Surabaya United Sumringah

162
0
SHARE
Kontrak Evan Dimas Tidak di Perpanjang, Bhayangkara Surabaya United Sumringah
evan dimas

Meski Kecewa, Evan Dimas Siap Bela Bhayangkara Surabaya United di ISC

rebutbola – Manajemen Bhayangkara Surabaya United sangat santai menanggapi keputusan Espanyol B yang tak mengikat kontrak Evan Dimas Darmono. Justru mereka melihat ada sebuah hal menguntungkan yang bisa dipetik jika Evan tak dikontrak Espanyol.

Dipastikan tak akan dikontrak oleh Espanyol B tidak membuat Evan kecewa apalagi patah arang. Evan menegaskan bahwa kedatangannya ke Negeri Matador adalah murni untuk meningkatkan kualitas teknik bermain bolanya. Jadi, jika tak dikontrak, ia tak mempermasalahkan hal itu.

Kontrak Evan Dimas Tidak di Perpanjang, Bhayangkara Surabaya United Sumringah
evan dimas dan rekan

Pihak Espanyol B melalui Marketing Department-, Peter Kuranda sudah mengonfirmasi bahwa Evan tak akan disodori kontrak. Peter menjelaskan bahwa Evan akan pulang ke Indonesia sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, yakni 18 Mei nanti.

“Saya nothing to lose saja. Kalau dikontrak syukur, nggak dikontrak juga tak masalah. Saya juga bersyukur karena memiliki pengalaman, ilmu dan teman-teman baru yang saya dapatkan di sini,” ucap Evan

Sementara itu Manajer operasional Surabaya United, Rahmad Sumanjaya justru bersyukur saat mendengar Evan tak akan dikontrak oleh Espanyol B. “Alhamdulillah bisa ada kesempatan berlatih di Spanyol. meski tak dikontrak tak apa,” ucap Rahmad

Menurut alumni Stikosa AWS ini, ada sisi keuntungan dan kerugian saat Evan tak jadi dikontrak oleh Espanyol B. “Keuntungannya adalah pengalaman dan pelajaran dari Espanyol akan bagus buat perkembangan teknik sepakbolanya. Kerugiannya ya gagal kontrak itu tadi,” imbuh Rahmad.Keuntungan terbesar lainnya adalah, Evan akan memperkuat Bhayangkara Surabaya United tampil pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

“Betul, kami bersyukur dia bisa main di ISC. Sepulang dari belajar di Spanyol, pasti ada sesuatu yang beda dari cara bermain bolanya,” pungkas Rahmad.