Ranieri : Saya Bukan Penyihir

Ranieri : Saya Bukan Penyihir

62
0
SHARE
Pesimis, Harapan Leicester Berkurang
Ranieri Ingin Bawa Leicester dikenang hingga 40 tahun

Manajer Leicester City Claudio Ranieri Menegaskan Jika Dirinya Bukan Penyihir Melainkan Pekerja Keras

Rebutbola – Musim ini bisa dikatakan sebagai musim terbaik bagi manajer asal Italia Claudio Ranieri, kita tahu selama ini Ranieri bukanlah pelatih idola bagi media baik itu ketika dirinya berada di Inggris, Italia, ataupun Yunani.

Kini Ranieri pun menerima ganjaran kerja keras selama ini, dimana kini para media media mulai memberitakan positif tentang dirinya.

“Itu bagus. Tapi saya telah sering kali berada di halaman depan surat kabar Italia dan juga di halaman depan surat kabar Yunani. Tapi saya adalah tetap seorang pelatih yang sama,” tutur Ranieri pada Goal International.

Ranieri pernah mengalami masa sulit kala melatih timnas Yunani sehingga dirinya dipecat, namun menurut Ranieri waktu empat bulan tidak cukup untuk membuat suatu tim yang kompak.

Ranieri : Saya Bukan Penyihir
Karir buruk bersama timnas Yunani

“Di Yunani, saya bekerja dengan pemain hanya 15 kali selama empat bulan, itu berarti tiga hari sebelum setiap laga digelar, tanpa laga uji coba, tanpa apapun. Apa yang bisa saja lakukan? Saya bukan penyihir. Saya seorang pekerja keras,”

Kini Ranieri pun mempunyai misi membawa Leicester City juara Liga Inggris musim ini dan juga membuat tim ini dikenang hingga 40 tahun mendatang.

“Kami telah membuat cerita yang bagus, tapi untuk membuat sesuatu yang membuat anda dikenang dalam 30 atau 40 tahun mendatang kami harus menjadi juara,”

“Sepakbola adalah sangat aneh. Bila anda tak di sini, tapi di tempat lain, mungkin Manchester City atau Manchester United, dengan keunggulan tujuh poin, anda akan mengatakan ini telah selesai,” tambah Ranieri.

Rebutbola.com