Pendapat Menpora Tentang Perbedaan ISC Dengan ISL

Pendapat Menpora Tentang Perbedaan ISC Dengan ISL

83
0
SHARE
Pendapat Menpora Tentang Perbedaan ISC Dengan ISL
saat menpora berikan pendidikan di unes semarang

Menpora Tegaskan Bahwa ISC Berbeda Dengan ISL

Rebutbola – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi rupanya antusias menantikan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Menurutnya, ISC akan berbeda dengan liga-liga sebelumnya.

“Yang jelas, pelaksanaannya akan semakin transparan dan profesional. Berkaitan dengan fee misalnya, jika biasanya seorang wasit hanya digaji Rp 5 juta saja, dalam ISC wasit dinaikkan gajinya menjadi Rp 15 juta tiap laga dan dituntut profesinya. Jika tidak fair dalam pelaksanaanya, wasit akan dikeluarkan dan berurusan dengan polisi (hukum),” ujarnya usai memberikan kuliah umum di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu (16/4/2016).

Pendapat Menpora Tentang Perbedaan ISC Dengan ISL
menporaat

“Jika klub itu terlambat membayar gaji, satu bulan pertama akan dikenai pengurangan poin. Panitia mengusulkan pengurangan satu poin, namun saya mengusulkan pengurangannya dua poin. Jika keterlambatan itu tetap terjadi hingga bulan ketiga, maka klub itu akan dikeluarkan dari liga,” tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyampaikan bahwa setiap klub harus membagikan sahamnya kepada kelompok suporter paling tidak 5%. Supporter juga harus dilibatkan dalam memberikan masukan kepada klub.

“Tanpa dukungan supporter, klub akan mati. Hal semacam itu sama dengan yang dilakukan oleh klub-klub yang ada di Eropa,” tuturnya.

“Ini namanya bagian dari reformasi (dunia sepak bola) kita. Sepak Bola adalah alat perekat dan pemersatu bangsa, bukan sebaliknya. Jadi, saya ingin masyarakat penikmat bola nanti dapat disuguhi dengan permainan yang benar-benar berkualitas,” jelas Imam.

rebutbola.com