FIFA Kirim Surat Peringatan Untuk Pencabutan SK Pembekuan PSSI

FIFA Kirim Surat Peringatan Untuk Pencabutan SK Pembekuan PSSI

105
0
SHARE
FIFA Rilis Peringakat Terbaru ! Juarai Euro Portugal Duduki Peringkat Enam, Indonesia Dibawah Timor Leste
FIFA Office - photo

FIFA Secara Resmi Mengirim Surat Kepada Pemerintah Melalui Mensekneg

RebutBola – Surat FIFA yang ditandatangani oleh Acting Sekjen FIFA Markus Kattner yang dikirimkan langsung kepada Mensesneg Pratikno bocor ke publik. Surat itu berisi peringatan dari FIFA agar Pemerintah Indonesia segera mencabut SK Pembekuan PSSI, supaya Indonesia bisa secepatnya bebas dari sanksi FIFA.

Dalam surat itu juga dimuat mengenai kemungkinan diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk pemilihan baru Komite Eksekutif (Exco), mulai Ketua Umum atau Presiden Federasi, Wakil Ketua Umum, hingga Anggota Exco.

Rincian Dana Sponsor TSC
Imam Nahrawi – photo

Surat itu sendiri sempat disinggung Menpora Imam Nahrawi dalam jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jakarta, Kamis 28 April 2016. Dalam alinea kelima surat tersebut dijabarkan mengenai syarat apa saja yang harus dipenuhi, untuk sampai pada penyelenggaraan KLB, hingga ada kalimat pembentukan komite independen oleh Federation International Football Association.

Berikut ini adalah isi alinea kelima surat tertanggal 26 April 2016, baik versi asli dalam Bahasa Inggris maupun terjemahan bebas dalam Bahasa Indonesia:

 In case the suspension of PSSI is lifted, circumstances could lead to the organization of new elections. FIFA and AFC would stand ready to assist PSSI in such a process and help supervise it, as long as it would be done in accordance with the PSSI Statutes and FIFA and AFC requirements. 

 In this context, the PSSI Statutes foresee three options to call for early elections, which are stipulated in article 40, (6) Permanent or temporary absence by the President), in article 34 (7) (Vacancy of a majority of the Executive Committee positions) and in article 30, (2) (Extraordinary Congress at the request of two third of the PSSI delegates) of the PSSI Statutes, In case elections are organized in line with the aforementioned articles of the PSSI Statutes, FIFA and AFC would also help in establishing an independent electoral committee that would be in charge of organizing and supervising the electoral process.

 Dalam kasus sanksi PSSI dicabut, situasi itu bisa menyebabkan pemilihan baru dalam organisasi. FIFA dan AFC siap membantu PSSI mengawasi proses tersebut, selama dilakukan sesuai dengan Statuta PSSI dan persyaratan dari FIFA dan AFC. 

 Dalam konteks ini, Statuta PSSI yang bisa dijadikan alasan untuk pemilihan baru secepatnya adalah Pasal 40 (6) mengenai Presiden Federasi berhalangan tetap atau sementara tidak bisa menjalankan fungsinya, Pasal 34 (7) mengenai Mayoritas komite eksekutif mengalami kekosongan, Pasal 30 (2) mengenai Adanya permintaan dari dua per tiga voters untuk menggelar kongres luar biasa. Dalam kasus alasan itu telah memenuhi syarat sesuai Statuta PSSI, pemilihan baru bisa dilakukan dalam kongres luar biasa. FIFA dan AFC akan membantu membentuk sebuah komite pemilihan yang independen dengan tugas mengatur serta mengawasi proses pemilihan.

Pada alinea terakhir surat itu secara tegas Fedrasi sepakbola duni itu kembali mengigatkan bahwa SK Pembekuan PSSI harus dicabut sebelum tanggal 13 Mei 2016. Tanggal itu merupakan agenda hari terakhir penyelenggaraan Kongres di Meksiko.