Miris, Kostum Messi Justru Beri Penderitaan Bagi Bocah Plastik

Miris, Kostum Messi Justru Beri Penderitaan Bagi Bocah Plastik

218
0
SHARE
Miris, Kostum Messi Justru Beri Penderitaan Bagi ‘Bocah Plastik’
Murtaza

Bocah Plastik Harus Pindah Negara Demi Keamananya

Rebutbola – Masih ingat dengan bocah yang terkenal karena memakai seragam plastik bertuliskan ‘Messi’? Bocah lima tahun itu akhirnya mendapatkan kostum timnas Argentina bertandatangan asli bintang Barcelona Lionel Messi. Namun, kisahnya tak berhenti sampai disitu.

Miris, Kostum Messi Justru Beri Penderitaan Bagi Bocah Plastik
Murtaza

Bocah yang terakhir diketahui sebagai Murtaza tersebut kini hidup sebagai pengasingan dan terpaksa keluar dari negaranya, Afganistan karena terus diteror oleh kelompok Taliban terkait kecintaanya kepada sepakbola.

Putra dari Arif Ahmadi tersebut mulai terkenal didunia maya karena tertangkap kamera mengenakan kostum Argentina bernomor punggung Messi dari plastik. Dia pun selanjutnya mendapat hadiah istimewa dari Messi.

Namun, bukannya bahagia karena mendapat hadiah dari sang idola, hidupnya justru makin menderita. Rumah mereka kerap ditelpon oleh seseorang tidak dikenal. Awalnya Arif Ahmadi menduga ini ulah preman setempat yang ingin meminta uang. Tapi dugaannya meleset.

Ternyata yang meneror keluarganya selama ini adalah kelompok ekstrim Taliban. “Ada surat yang dikirimkan oleh kelompok Taliban,” kata Arf Ahmadi seperti dilansir Blecher Report, Rabu 4 April 2016.

“Dalam surat itu, Taliban bertanya mengapa saya tidak mengajari putra saya membaca Al Quran di sekolah Islam. Tapi malah mendorongnya bermain sepakbola,” lanjutnya.

Semenjak surat itu diterima, teror dari kelompok tersebut semakin menjadi-jadi. Tak ada pilihan lain, Arif lantas memutuskan untuk membawa seluruh keluarganya keluar dari Negara tercintanya dan pindah ke Pakistan demi kehidupan yang aman

“Itu (teror Taliban) alasan utama saya meninggalkan negeri saya. Saya menjual seluruh harta benda untuk membawa keluarga saya keluar dari Afganistan dan menyelamatkan hidup putra saya.”

“Hidup kami kini menjadi menderita,” keluhnya.

Rebutbola.com