Era Abramovich Ubah Nasib Manajer dan Pemain Leicester

Era Abramovich Ubah Nasib Manajer dan Pemain Leicester

77
0
SHARE
Era Abramovich Ubah Nasib Manajer dan Pemain Leicester

King Bersyukur Kembali ke Chelsea dengan Menyandang Status Sebagai Juara Liga Premier

Rebutbola Andy King dan Claudio Ranieri keduanya merupakan korban era Roman Abramovich di Chelsea. Namun mereka kembali ke Stamdford Bridge sebagai juara dengan Leicester City pada esok Minggu (15/5), seperti dilansir Fourfourtwo.

Mantan pemain Chelsea ini datang melalui jajaran pemuda lewat akademi, tapi harus keluar dari klub ketika berusia 16 tahun di mana era Roman Abramovich tiba. Saat perubahan kepemilikan ini juga pada akhirnya berakhir masa jabatan Claudio Ranieri sebagai manajer.

Ranieri dapat dikatakan sebagai otak dari gelar Leicester pada musim ini. Namun King juga akan menikmati kepuasan tertentu ketika ia dan rekan satu timnya diberikan kehormatan menjelang pertandingan terakhi mereka di London Barat, esok hari.

“Mendapatkan medali itu, mendapatkan trofi, Sabtu lalu adalah hari terbaik dalam hidup saya,” kata King, yang mencetak gol dalam kemenangan meyakinkan atas Everton terakhir kali, dalam sebuah wawancara dengan Daily Mail. “Tapi akhir pekan ini akan menjadi istimewa juga.”

Era Abramovich Ubah Nasib Manajer dan Pemain Leicester
Andy King cium trofi Liga Premier

Merefleksikan waktunya ketika di Chelsea, ia berkata: “Saat itu adalah awal dari era Abramovich dan mereka mengatakan itu belum cukup baik untuk menjadi anak terbaik di London atau bahkan di Inggris.”

[Baca juga: Duo Manchester Berebut Tiket Terakhir Liga Champions]

“Anda harus menjadi yang terbaik di Eropa dan mereka mengatakan mereka akan mencari orang lain untuk menggantikan posisi saya.”

“Saya hanya dapat menganggukkan kepala.”

“Saya hanya memiliki kenangan yang baik dari Chelsea, tapi itu bagus untuk kembali sebagai juara Liga Premier untuk klub yang menendang Anda keluar di usia 16 tahun.”

Rebutbola.com