Jatuh Bangun Para Juara Liga Musim ini

Jatuh Bangun Para Juara Liga Musim ini

166
0
SHARE
Leicester City

Empat Liga Telah Temukan Juara Masing-Masing

Rebutbola –  Seluruh pos Juara di masing-masing Liga top Eropa musim ini sudah terisi sepenuhnya. Setelah Juventus mendahuli seluruh tim untuk mengamankan gelar juara, terakhir Barcelona lah yang sukses mendapatkan trofi Liga Spanyol.

Seluruh Kampiun Liga jelas tak melewati perjalanan panjang satu musim ini dengan mudah. Barcelona bahkan harus menuntaskan pertandingan Liga Spanyol hingga pertandingan terakhir, akibat persaingan yang diberikan seteru abadi mereka, Real Madrid

Berikut Para Juara Liga Di masing-masing kompetisi teratas Liga Mereka masing-masing

Juara Liga Italia – Juventus

Jatuh Bangun Para Juara Liga Musim ini
Juventus

Juventus sempat menjalani start terburuk sepanjang sejarah klub, pada akhirnya kembali menjadi raja negeri spaghetti. Namun perjalanan itu diwarnai dinamika.

Meski dihuni para jugador berkelas, pasukan hitam putih cuma meraih sebiji angka dalam tiga laga awal Seri A. Itu mengulang catatan buruk pada 1962. Bahkan hingga 10 pertandingan, si Nyonya Tua cuma meraih 12 poin. Ada empat partai berakhir dengan kekalahan.

Sepeninggal Carlos Tevez, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal praktis Bianconeri banyak diisi muka baru. Pelatih Massimiliano Allegri menyebut ada 10 jugador anyar. Itu membuat inkonsistensi terjadi lantaran masih dalam proses adaptasi.

Faktanya kemenangan 2-1 dalam derby della Mole pada giornata ke-11 jadi pembuka keberingasan si Nyonya Tua. Setelah itu, hingga pekan ke-35, skuat hitam putih meraih 73 poin dari maksimal 75.

Perjalanan sensasional Juve diselingi dengan catatan clean sheet dalam sepuluh laga beruntun. Tercatat sejak Januari hingga Maret, Buffon tidak pernah memungut bola dari gawangnya. Itu rekor baru di kancah Seri A.

Berbagai fakta di atas memperlihatkan Juventus masih menjadi penguasa tunggal di Italia. Pelatih legendaris sekelas Marcelo Lippi menilai gap antara Bianconeri dengan tim lain masih terlalu besar.

Juara Liga Inggris – Leicester City

Leicester City
Leicester City

Perjalanan panjang Leicester City menjuarai Liga Inggris musim ini layak dikenang tidak hanya seluruh penggemar Liga Inggris tapi juga bagi seluruh penggemar sepak bola di dunia. Di era sepak bola modern yang didominasi kekuatan kapital, rasanya sulit bagi sebuah klub mampu bersaing.

Ditambah lagi, menjadi juara di Liga Inggris tanpa modal finansial yang kuat. Mengingat dari tahun ke tahun harga pemain sepak bola semakin tinggi dan semakin tidak masuk akal. Di samping itu keuangan klub harus selalu sehat agar terhindar dari sanksi Financial fair Play UEFA.

Kekuatan modal itu pulalah yang mampu mengubah sejarah klub Chelsea dan Manchester City yang dulu tidak pernah berpikir menjuarai liga namun akhirnya mampu menjadi favorit juara setiap musimnya. Namun, Leicester akhirnya membantah premis itu.

Leicester akhirnya membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal kekayaan klub, bukan pula soal kalkulasi angka-angka transfer dan besaran gaji pemain setiap musimnya. Leicester membuktikan sepak bola adalah sepak bola, bukan matematika yang selalu rumit dipecahkan tanpa strategi dan rumus mutakhir.

Sekarang Leicester City juga telah membuktikan apa yang pernah dilakukan klub-klub underdog sampai mampu menjuarai Liga adalah sebuah keniscayaan. Keyakinan, kosistensi dan kegigihan telah membawa Leicester City menjadi sejarah baru dalam dunia sepak bola.

Juara Liga Jerman – Bayern Munchen

Jatuh Bangun Para Juara Liga Musim ini
Bayern Munchen

Bayern Munchen resmi memecahkan rekor sebagai tim pertama yang berhasil meraih gelar juara Bundesliga dalam empat musim beruntun. Keberhasilan Bayern di musim 2012-2013 bersama Jupp Heycnkes, disusul dengan tiga gelar beruntun bersama Pep Guardiola sejak 2013-2014, 2014-2015, hingga 2015-2016.

Sebelumnya, klub Bundesliga hanya bisa menciptakan rekor juara tiga musim beruntun. Hal ini bisa diukir oleh dua klub. Pertama, Bayern Munchen pada musim 1971-1972 hingga 1973-1974. Kedua, Borussia Moenchengladbach pada 1974-1975 hingga 1976-1977.

Setelahnya, semua klub di Bundesliga seperti terkena kutukan. Dominasi mereka hanya bertahan selama maksimal dua musim. Termasuk yang terjadi pada Borussia Dortmund pada musim 2010-2011 dan 2011-2012. Upaya Dortmund merebut gelar ketiga beruntun pada 2012-2013 dihentikan Bayern yang kala itu menjalani musim terakhir bersama Jupp Heynckes.

Kini, Pep Guardiola memberikan tiga gelar juara Liga Jerman tambahan untuk Die Roten. Dengan demikian, dalam tiga musim bersama Bayern, Pep memiliki rekor 100 persen. Musim depan, sang pelatih asal Spanyol sudah tidak berada di klub ini, hengkang ke Manchester City.

Juara Liga Spanyol – Barcelona

Barcelona
Barcelona

Raksasa La Liga, Barcelona berhasil mengunci gelar juara La Liga ke 24 Mereka pada Jornada ke 38 La Liga musim ini. Hattrick Luis Suarez ke gawang Granada menjadi penentu El Barca menjuarai La Liga putaran 2015/2016 ini.

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, perburuan gelar La Liga musim ini tergolong cukup ketat. Hal ini terlihat dari bagaimana Real Madrid dan Barcelona terus bersaing dengan ketat hingga Jornada ke 38, yang notabene pertandingan terakhir di La Liga musim ini.

Perjalanan Juara Barcelona musim ini tergolong naik turun. Sempat mendominasi mulai Jornada ke 11, Tim besutan Luis Enrique tersebut sempat turun ke peringkat ke 2 berkat hasil seri melawan Espanyol, namun El Barca mampu merebut kembali posisi puncak klasemen usai menang kontra Malaga.

Sempat dijagokan akan meraih gelar juara La Liga dengan cepat, namun tiga kekalahan beruntun Barceloan kontra Real Madrid, Real Sociedad dan Valencia membuat jarak antara Tim Catalan tersebut dengan dua pesaing mereka, Atletico Madrid dan Real Madrid semakin menipis.

Namun pada Jornada ke 37, pesaing terdekat mereka Los Rojiblancos yang berada di peringkat kedua harus tergelincir saat bertandang ke markas Levante, sehingga perebutan gelar juara La Liga hanya menyisakan dua tim yaitu Barcelona dan Real Madrid yang hanya berselisih satu poin saja.

Pada pertandingan Jornada ke 38 Real Madrid berhasil menang kontra Deportivo La Coruna dengan skor 2-0, namun di waktu yang sama Barcelona juga berhasil menang kontra Granada sehingga gelar juara La Liga 2015/2016 resmi menjadi milik Klub asal Catalan tersebut.

Rebutbola.com