Gagal Finis di Atas Arsenal, Pochettino Stres

Gagal Finis di Atas Arsenal, Pochettino Stres

139
0
SHARE
Gagal Finis Diatas Arsenal, Pochettino Stress
Mauricio Pochettino

Lengah Di Akhir Musim, Spurs Rela Digusur Arsenal

Rebutbola – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menyalahkan pemainnya sendiri, menyusul hasil mengejutkan yang diterima timnya usai melakoni laga pamungkas Premier League melawan Newcastle United. Semantara pertandingan lain arsenal berhasil menaklukan Aston Villa.

Bertandang ke St. James Park, Harry Kane Cs harus menanggung malu selepas pertandingan karena mereka dibantai 5-1 oleh The Magpies, yang notabene adalah tim yang dipastikan terdegradasi musim depan.

Arsenal Selalu Pecundangi Spurs Di Papan Klasemen
Tottenham Hotspur kalah melawan Newcastle United

Tak hanya kehilangan poin, Spurs juga tak bisa mengejar ambisi mereka untuk finis di atas tim rival Arsenal. Terakhir mereka finis di atas The Gunners terjadi di musim 1995-1995, di mana Spurs mengakhir musim di peringkat tujuh, sementara Arsenal di tempat ke-12.

[Baca Juga : Kisah Buruk Spurs Dimata Arsenal Selama 19 Tahun ]

Atas apa yang diraihnya ini, Pochettino menyebut kemarin adalah hari terburuk dalam kepelatihannya, dan meminta maaf kepada para fans.

“Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada fans, tim kami sangat mengerikan bagi mereka. Untuk keluarga saya, saya juga minta maaf. Ini hari terburuk saya sebagai seorang manajer. Tidak hanya selama di Inggris, tapi di Spanyol juga,” kata Pochettino.

“Saya merasa buruk karena hal terburuk terjadi, di lapangan, kami menunjukkan bahwa kami seperti tidak peduli tentang posisi di klasemen akhir. Ini membuat saya marah dan kecewa. Kami perlu memiliki ide yang jelas tentang masa depan dan bagaimana meningkatkan kinerja. Kami ingin berjuang untuk hal-hal besar, kami perlu menghindari pertunjukan seperti ini,” tegasnya.

Spurs, tak mampu meredam serangan dari pasukan Rafael Benitez. Meski Newcastle hanya bermain dengan 10 orang pemain -saat Newcastle unggul 2-1, nyatanya Spurs tak mampu memanfaatkan celah tersebut. Justru tambahan trigol ke gawang Hugo Lloris tercipta setelahnya.

Dengan hasil ini, Spurs finis di peringkat ke tiga dengan 70 poin. Tim rival mereka, Arsenal, bertengger di atasnya dengan selisih satu poin.

Rebutbola.com