Apa Penyebab ISIS Bantai Fans Madrid?

Apa Penyebab ISIS Bantai Fans Madrid?

2085
0
SHARE
Apa Penyebab ISIS Bantai Fans Madrid?
Organiisasi ISIS

Dua Fakta yang membuat ISIS Jadikan Madrid Musuh

Rebutbola – Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, fans Real Madrid yang berada di Irak mendapat perlakuan yang tidak layak dari segerombolan teroris. Kelompok yang belakangan di ketahui sebagai ISIS tersebut sudah dua kali melakukan pembantaian di dua lokasi yang berbeda. Namun, target mereka selalu sama, fans salah satu tim terbaik dunia, El Real.

Apa Penyebab ISIS Bantai Fans Madrid?
fans Madrid di Iraq

Lantas, sebenarnya apa yang terjadi dengan Real Madrid dan ISIS? Apa yang telah dilakukan Los Blancos hingga menyulut pembantaian yang seharusnya tak terjadi tersebut?

Dari seluruh fakta yang berhasil kami kumpulkan, dua data ini merupakan yang paling mungkin menjadi dalang dari pembantaian ini. Yang pertama, Real Madrid telah terlibat sebagai donor dari program “Socio-Sporting Schools in Iraqi Kurdistan” sejak 2013. Proyek tersebut mencakup bantuan berupa empat sekolah sepakbola yang didirikan di empat daerah di Kurdistan yakni Sulaimana, Kalar, Duhok, dan Erbil, yang kesemuanya berada di sebelah utara Irak namun tak termasuk ke dalam daerah kekuasaan Organisasi fanatik tersebut.

Sementara itu, kota Balad dan Baqubah yang menjadi target penembakan ISIS merupakan daerah yang dijaga ketat oleh militer Amerika Serikat. Kedua wilayah itu merupakan wilayah pergerakan ISIS. Menilik sejarah, hampir tidak mungkin rasanya militer Amerika Serikat bersama militer Irak, kecolongan untuk kedua kalinya dengan aksi penembakan di wilayah mereka. Bukan cuma karena infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga karena Amerika telah ada di sana sejak akhir 1990-an.

Yang kedua, selain bantuan sekolah, Real Madrid memiliki hubungan lain dengan timur tengah yakni sponsor kostum “Fly Emirates” yang berasal dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). UEA adalah salah satu negara yang bergabung dalam koalisi Amerika Serikat untuk menggempur ISIS sejak 2014 silam. Pada awal Mei, pemerintah UEA menjatuhkan hukuman pada Mohammed al Hashaemi karena pria 34 tahun itu mengaku sebagai pemimpin ISIS di UEA.

Dari dua fakta diatas, secara tidak langsung El Real telah berkoalisi dengan para musuh ISIS, hal itu membuat mereka merasa perlu melakukan hal tersebut kepada para fans Madrid.

Rebutbola.com