Indra Sjafri Mengudurkan Diri dari Pencalonan Pelatih Timnas

Indra Sjafri Mengudurkan Diri dari Pencalonan Pelatih Timnas

52
0
SHARE
Salah Satu Calon Pelatih Timnas, Resmi Mengudurkan Diri dari Pencalonan
Gelora Bung Karno Inside - photo

Mantan Pelatih Timnas U-19 Ini, Secara Resmi Layangkan Surat Pengunduran Diri

RebutBola – Pelatih Bali United, Indra Sjafri, memutuskan mundur dari pencalonan sebagai pelatih timnas Indonesia senior. Keputusan itu diambil sehari usai menjalani fit and proper test di depan expert panel PSSI, di Kantor PSSI Pusat, Rabu 1 Juni 2016.

Melalui website pribadinya, Indra Sjafri menuliskan secara lengkap apa alasannya mengambil keputusan yang disebutnya bukan tanpa risiko itu dengan judul: “Saya Kembali untuk Bali“.
Indra Sjafri
Indra Sjafri – photo
Berikut ini adalah surat yang ditulis oleh Indra Sjafri di website pribadinya Indrasjafri.com :

Dalam kehidupan ini, ada beberapa situasi pelik dan butuh pertimbangan matang. Pada situasi itu pula, kita biasanya dituntut segera mengambil keputusan penting. Setiap keputusan penting tentu bukan tanpa resiko. Dan kita harus siap menanggung resiko terburuk sekalipun.

Saya baru saja mengambil keputusan penting dalam hidup saya. Setelah melalui tahap pertimbangan yang panjang, saya memutuskan untuk tak melanjutkan perjalanan saya menuju posisi pelatih Timnas. Saya merasa ini adalah keputusan tepat, dalam situasi yang menurut saya tepat pula.

Kondisi sepak bola Indonesia saat ini memang sudah mulai berangsur-angsur membaik. Ada upaya serius dari para pelaku sepak bola untuk memperbaiki kondisi sepak bola kita. Tapi saya merasa ada situasi yang belum normal, khususnya di tubuh PSSI. Situasi itu yang membuat saya berpikir ulang tentang rencana saya untuk menangani Timnas. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk menunda rencana itu, setidaknya sampai semuanya kembali normal.

Di sisi lain, saya juga merasa masih menyisakan banyak tanggung jawab yang belum tuntas bersama Bali United. Saat ini kondisi Bali United juga belum stabil dan masih butuh perhatian khusus. Saya masih punya keinginan untuk menuntaskan bangunan yang sudah saya mulai dari nol di Bali United. Pantang bagi saya meninggalkan sesuatu yang sudah saya mulai tanpa menuntaskannya.

Selama saya berada di Bali, saya juga merasakan geliat sepak bola Bali yang belakangan mengalami perkembangan signifikan. Saya juga sudah menjalin pola hubungan yang baik dengan para pelaku sepak bola di Bali. Saya merasa masih punya keinginan berjuang bersama mereka untuk terus mengembangkan sepak bola Bali. Ada hal yang juga belum tuntas di situ. Saya ingin kembali untuk menuntuskan itu.

Saya juga ingin menegaskan ulang bahwa keputusan saya mundur dari bursa pencalonan pelatih Timnas tidak ada kaitannya dengan larangan dari manajemen Bali United. Malah saya merasa sangat berterimakasih karena manajemen sangat mendukung langkah saya untuk melatih Timnas. Jadi jika ada yang menganggap manajemen Bali United tidak memberi lampu hijau, saya pastikan itu sama sekali tidak benar.

Terakhir, saya meminta maaf jika keputusan saya kali ini membuat beberapa pihak kecewa. Dan saya juga patut berterimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung segala upaya yang saya berikan untuk sepak bola Indonesia.

Rebubola.com