Argentina 2-1 Chile, Albiceleste Sukses Balaskan Dendam

Argentina 2-1 Chile, Albiceleste Sukses Balaskan Dendam

122
0
SHARE

Sempat Dibuat Frustasi, Argentina Akhirnya Tunjukan Taji

Rebutbola – Argentina meraih poin penuh kala menghadapi Chile di lanjutan fase grup A Copa America, Selasa 7 Juni 2016. Bermain di Levi’s stadium Di Maria CS unggul 2-1.

Dua kesebelasan terbilang imbang dari segi materi pemain, beberapa pemain bintang menghiasi starting line up kedua tim.

Argentina yang memegang 14 kali trofi Copa America mengambil inisiatif menyerang lebih dulu melalui kaki Angel di Maria. Sementara Chile lebih mengandalkan umpan-umpan panjang untuk menjangkau para penyerang mereka.

Peluang emas didapat oleh masing-masing kubu. Di menit ke-21 Argentina mendapat kesempatan berturut-turut, tendangan Higuain kearah pojok mampu di blok kiper, bola muntah dapat di sambar oleh Rojo. Sial, Sundulannya masih melambung diatas gawang lawan.

Delapan menit berselang giliran Chili yang dapat peluang. melalui Alexis Sanches di menit ke-29, kombinasi Sanches dan Vidal  sukses mengacaukan lini pertahanan Argentina. Namun sayang tendangan penyerang milik Arsenal tersebut masih bisa di blok dengan baik oleh Romero. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Serangan Argentina yang hanya tertumpu kepada Di Maria sebagai kreator permainan nampaknya tak cukup untuk membongkar pertahanan Chile. Strategi pertahanan sejajar yang di terapkan oleh pelatih Chile terbukti efektif meredam anak asuh Gerardo Martino untuk melakukan penerasi.

Sebaliknya, meski hanya mengandalkan beberapa serangan balik, strategi Chili ini terbukti lebih menakutkan. Tercatat beberapa kali pemain belakang Argentina kewalahan menghadang jalannya bola kedalam pertahanan mereka. Kombinasi pemain belakang Argentina yang tidak maksimal menjadi sasaran empuk Vidal dan Sanches untuk menguasai kekosongan kordinasi tersebut.

Memasuki babak kedua, Pelatih Argentina Nampak membaca permainan dengan baik, ia merotasi pusat permainan menjadi agak ketengah, Banega, Fernandez dan di Maria bergantian mengatur permainan. Strategi ini berhasil memecah konsentrasi para pemain bertahan Chile.

Menit ke-51 penonton bersorak, Ever Banega memanfaatkan pemain Chile yang cedera, memberikan umpan terobosan kepada Di Maria, gelandang milik PSG tersebutpun sukses menyarangkan bola kegawang Chili.

Tujuh menit berselang, Banega melesakan tendangan dari dalam kotak penali, sial bagi Chili bola justru membentur Isla dan bergulir mulus kegawang Bravo, skor 2-0 untuk Argentina.

Chili baru bisa memperkecil kedudukan di masa-masa akhir babak kedua, menit ke-93 menerima umpan dari Orellana, Fuenzalida sukses menanduk bola masuk kegawang Argentina. Skor bertahan 2-1 hingga akhir babak.

Susunan Pemain

Argentina

Tim utama: S. Romero, M. Rojo, Ramiro Funes Mori, N. Otamendi, G. Mercado, J. Mascherano, A. Fernández, A. di María, É. Banega, N. Gaitán, G. Higuaín

Pemain cadangan: J. Maidana, F. Roncaglia, M. Kranevitter, L. Biglia, L. Messi, S. Agüero, N. Guzmán, V. Cuesta, E. Lamela, J. Pastore, E. Lavezzi, M. Andújar

Chili

Tim utama: C. Bravo, E. Mena, G. Jara, G. Medel, M. Isla, A. Vidal, M. Díaz, C. Aránguiz, J. Beausejour, E. Vargas, A. Sánchez

Pemain cadangan: E. Roco, F. Silva, J. Fuenzalida, M. Pinilla, P. Hernández, C. Toselli, E. Pulgar, M. González, N. Castillo, F. Orellana, E. Puch, J. Herrera

Rebutbola.com