All Star Euro 2016 vs Copa America Centenario 2016

All Star Euro 2016 vs Copa America Centenario 2016

414
0
SHARE
All Star Euro 2016 vs Copa America Centenario 2016

Adu All Star Antar Kompetisi Euro 2016 vs Copa America

Rebutbola – Pada bulan Juni – Juli 2016 ini, seluruh para pecinta bola sedang dimanjakan oleh dua pagelaran dari dua benua yang terkenal dengan penghasil bakat para bintang sepak bola di dunia.

Benua Amerika terlebih dahulu memulai pagelaran kompetisi antar negara ini. Sementara benua Eropa baru satu minggu setelahnya mementaskan Euro 2016 dengan menjadikan Prancis sebagai tuan rumah.

Kita semua tau kedua benua ini mempunyai beberapa pemain andalannya. Siapa tak kenal dengan Lionel Messi dari Argentina dan Cristiano Ronaldo dari Portugal, kedua pemain itu sudah mampu mewakili benua darimana mereka berasal. Apakah anda pernah terbayang bagaimana All Star kedua kompetisi antar benua ini jika diadu?

All Star Euro 2016 vs Copa America Centenario 2016
Cristiano Ronaldo & Lionel Messi Friendly Match -photo

Dan siapa saja yang akan mengisi skuat kedua benua ini? rebutbola akan merangkumkan pemain terbaik dari kedua pagelaran kompetisi benua ini.

Euro 2016 (4-3-3)

Manuel Neuer (Jerman/Penjaga Gawang)

Penjaga gawang asal klub Bayern Munchen ini kami jagokan, meski ada nama Hannes Haldroson yang mampu menciptakan 10 kali save. Aksi saves gemilangnya saat mengandaskan perlawanan Ukraina dan mampu menjaga gawang timnas Jerman tetap perawan diakhir laga jadi alasan utama kami.

Darijo Srna (Kroasia/Bek Kanan)

Bek asal klub Shaktar Donetsk ini mampu menunjukan penampilan apik pada laga kontra Turki, dengan meminimalisir krossing dari sektor sayap ia tampil dengan sempurna. Selain itu dirinya juga mampu menjaga daerah teritorial dengan disiplin dan juga dapat mempunyai posistioning yang tepat

Leonardo Bunnuci (Italia/Bek Tengah)

Bek berkepala pelontos ini mampu mencuri perhatian para pecinta sepak bola, pada laga kontra Belgia lalu. Aksi – aksinya dalam memenangkan duel udara maupun darat dan juga ketenangannya dalam mengakomodir lini pertahan, membuat kami menempatkan bek Juventus ini menjadi yang paling utama.

Sergio Ramos (Spanyol/Bek Tengah)

Sergio Ramos akan menjadi duet terbaik bagi Bonucci dijantung pertahanan, tipikal permainannya yang agresif dan mempunyai reading the game yang bagus membuat lawan sangat sulit untuk melewatinya.

Jordi Alba (Spanyol/Bek Kiri)

Performa menawannya di Barcelona tertular juga untuk timnas Spanyol. Pada laga kontra Rep Ceko lalu, Alba mampu melakukan pergerakan dari blind side yang dan mampu menciptakan umpan silang yang cukup mengancam.

Toni Kross (Jerman/Gelandang)

Kemampuannya dalam menjaga kedalaman jerman pada laga kontra Ukraina lalu, tidak bisa dipungkiri. Satu asissts pada laga tersebut adalah bukti sah dari gelandang Real Madrid tersebut.

Marek Hamsik (Slovakia/Gelandang)

Kegemilangan gelandang Napoli ini terlihat dalam laga matchday kedua grup B kontra Rusia. Dirinya menjadi man of the match pada laga tersebut. Gelandang berambut mowhawk tersebut menjadi kreator kemenangan Slovakia atas negara tirai besi tersebut, berkat satu gol dan satu assists nya.

Mesut Ozil (Jerman/Gelandang)

Aksi briliantnya bersama Toni Kross di timnas Jerman, membuat kami mearuh Ozil sebagai tandem di lini tengah. Dikarenakan kemampuan gelandang Arsenal tersebut membuka ruang dan menciptakan peluang untuk timnya.

Dimitri Payet (Prancis/Penyerang Kanan)

Aksi solo run nya yang mengelabui beberapa pemain Rumania, hingga akhirnya melepaskan tendangan spektakuler dari jarak jauh mengundak decak kagum dari para penonton yang menyaksikan laga pembuka Euro 2016, hal itu pun membuat kami manaruh pemain West Ham United ini.

Zlatan Ibrahimovic (Swedia/Penyerang Tengah)

Ibrahimovic kami masukan dalam formasi ini dikarenakan karisma seorang predator seorang striker tengahnya yang membuat ciut nyali para deretan pemain belakang. Ditambah kemampuannya memotivasi skuat Swedia di laga play off dengan Denmark dan Irlandia lah merupakan bukti sahi dari Ibrakadabra.

Cristiano Ronaldo (Portugal/Penyerang Kiri)

Tidak afdol rasanya bila tidak memasukan peraih trophi ballon d’or sebanyak tiga kali ini. Walaupun tidak menciptakan assists dan gol dilaga pertama, tetapi skillnya saat membawa Real Madrid juara Liga Champions adalah bukti dari bapak angkat Martunis ini.

all star euro vs copa centenairo 2016
all star euro vs copa centenairo 2016

Copa America Centenario 2016 (4-3-3)

David Ospina (Kolombia/Penjaga Gawang)

Kiper kedua Arsenal ini kami pilih karena, mampu tampil memukau dengan saves nya yang mengundang decak kagum dari para penikmat bola yang menyaksikan

Cristian Zapata (Kolombia/Bek Kanan)

Kemempuan bek AC Milan ini yang cepat dan mampu melakukan intercepts dengan baik menjadikan dirinya sebagai salah satu bek kanan tebaik pada kompetisi ini.

Rafael Marquez (Mexico/Bek Tengah)

Mantan bek Barcelona ini masih bisa membuktikan diumurnya yang sudah senja ini, dirinya masih mampu meladeni duel dari striker muda yang bertenaga. Mengandalkan pengalamannya Marquez menjadi kekuatan utama Mexico untuk lolos ke perempat final.

Nicolas Otamendi (Argentina/Bek Tengah)

Bek klub ManCity mampu menampilkan penampilan apiknya dijantung pertahanan tim tanggo, mempunyai reading the game yang bagus menjadi kekuatan pemain berjanggut ini.

Jose Pedro Fuenzalida (Chile/Bek Kiri)

Tidak ada yang mengetahui siapa pemain ini. Usianya 31 tahun namun dirinya mampu membuktikan menjadi salah satu bek terbaik dalam turnamen ini. Ketat dalam memberikan pressing terhadap lawan itu lah keahliannya.

Hector Hererra (Mexico/Gelandang)

Gelandang klub Porto ini menjadi salah satu pengatur ritme yang bagus bagi timnas Mexico. Dirinya mampu mengendalikan tempo permainan dengan baik dan menjaga kedalaman .

Angel de Maria (Argentina/Gelandang)

Gelandang klub PSG ini mempunyai peran krusial pada timnas Argentina, guna menciptakan peluang-peluang emas kepada sang bomber Lionel Messi. Mantan gelandang Real Madrid itu juga mempunyai skill mempuni dalam melepaskan umpan-umpan cantik.

James Rodriguez (Kolombia/Gelandang)

Penampilan buruk di Real Madrid, tidak tertular terhadap adik ipar David Ospina ini di timnas. Sama seperti Di Maria, James juga mempunyai skil dalam melepaskan umpan dan membuka peluang bagi striker.

Jose Martinez (Venezuela/Penyerang Kiri)

Josef Martínez mencetak gol yang menentukan ketika Venezuela melawan Jamaika dan tipikal permainannya yang mau mejemput bola adalah kelebihan striker tersebut.

Javier Hernandez (Mexico/Penyerang Tengah)

Kemamampuan si kacang polong ini, dalam membuka ruang dan menentukan posisi sangat membantu Mexico dalam membantai Uruguay 3-1 lalu.

Lionel Messi (Argentina/Penyerang Kanan)

Tidak usah ditanya lagi kemampuan striker Barcelona ini dalam urusan mengoyak jala lawan, walaupun tidak pernah diberikan turun sejak awal laga, namun La Pulga selalu mencetak gol saat diturunkan dari bangku cadangan.

Rebutbola.com