Wasit Korban Cerawat MU Sudah Pulih

Wasit Korban Cerawat MU Sudah Pulih

78
0
SHARE
Wasit Korban Cerawat MU Sudah Pulih

Wasit Oki Dwi Putra Sudah Pulih dari Sesak Nafas

Rebutbola – Kondisi wasit Oki Dwi Putra Sanjaya, yang menjadi korban cerawat pada pertandingan pekan ke-6 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, yang mempertemukan tuan rumah Madura United melawan Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (13/6/2016).

Wasit yang menetap di kota Bandung, Jabar itu mengaku sudah melakukan aktivitas olahraga, Seperti. Latihan jogging ringan untuk menjajal kebugaran fisiknya pasca peristiwa di Madura sejak Kamis (16/6/2016) sore.

“Alhamdulillah saya sudah sehat kembali. Saya lari-lari kecil tadi sore, namun belum berani memaksakan diri dengan latihan berat. Dokter yang menyarankan saya jogging agar racun dari cerawat bisa keluar lewat keringat,” kata Oki.

Wasit yang mempunyai rambut pelontos, itu juga mempunyai cara tersendiri untuk memulihkan kondisi fisik usai mengalami kejadian mengerikan selama kariernya jadi wasit nasional.

“Kebetulan dokternya masih adik ipar saya. Dia menyarankan saya mengkonsumsi minyak ikan dan air kelapa muda untuk menghilangkan racun akibat asap cerawat. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. Dalam waktu dua hari sesak nafas saya sudah hilang,” jelasnya.

K-Conk Mania Menyalakan Flare - photo
K-Conk Mania Menyalakan Flare – photo

Peristiwa asap cerawat di Stadion Gelora Bangkalan lalu membuat bapak satu anak ini terlihat sesak dan sempoyongan, saat laga sedang berlangsung di babak kedua.

“Saya tak sampai pingsan, tapi kepala rasanya berputar keras sekali. Pandangan mata saya kabur, perut mual dan susah untuk menelan ludah. Rasanya ada yang menyumbat di dalam tenggorokan. Naudzubillah, kalau ingat kejadian itu. Rasanya saya mau mati saat itu,” tuturnya.

Kejadian ini tidak membuat ciut nyali wasit Oki, dirinya masih berani untuk menjadi pengadil lapangan pada pertandingan selanjutnya. Selain itu dirinya juga butuh pemasukan untuk menghidupi keluarganya.

“Saya akan tetap jadi wasit selama dibutuhkan operator TSC karena ini satu-satunya mata pencaharian saya untuk menghidupi anak istri,” akhirnya.

(yud)

Rebutbola.com