Sidang Kasus La Nyala Mataliti Tinggal Menghitung Waktu

Sidang Kasus La Nyala Mataliti Tinggal Menghitung Waktu

182
0
SHARE
Sidang Kasus La Nyala Mataliti Tinggal Menghitung Waktu

Kasus La Nyala Mataliti Sudah Masuki Tahap Akhir Penyidikan

Rebutbola – Pengembangan penyelidikan kasus hukum yang menjerat mantan orang nomor satu ditubuh PSSI, yaitu. La Nyala Mataliti tinggal sedikit lagi menemukan titik akhir untuk bisa disidangkan.

Saat ini kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim masih dalam penyidikan tahap akhir Kejaksaan Tinggi Jatim. Diperkirakan, Selasa (21/6/2016) atau Rabu (22/6/2016), berkas La Nyalla sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Kuasa hukum La Nyala, Amir Burhanudir mengatakan Minggu depan berkas sudah P21. Amir optimistis kliennya tidak bersalah atas kasus dugaan korupsi dana hibah yang diperkarakan.

La Nyala Mataliti Keluar dari Sidang Pertama Kasus Penggelapan Hibah Dana Kadin
La Nyala Mataliti Keluar dari Sidang Pertama Kasus Penggelapan Hibah Dana Kadin – photo

Sang pengacara menyebutkan, tidak ada pelanggaran dan kerugian negara yang dilakukan La Nyalla dengan peminjaman dana hibah yang digunakan untuk membeli saham IPO Bank Jatim.

Sebab, semua dana hibah yang dipinjam sebesar Rp 5,3 miliar sudah dikembalikan. Soal keuntungan Rp 1,1 miliar dari pembelian saham IPO Bank Jatim tersebut, Kejati Jatim tidak bisa menyoal lagi.

“Logikanya, ada orang pinjam uang ke bank untuk modal usaha. Setelah dilunasi utangnya, bank tidak berhak atas keuntungan yang diperoleh dari usaha yang dijalankan orang tersebut,” kata Amir.

Dana Rp 1,1 miliar yang menjadi keuntungan La Nyalla sampai saat ini masih tersimpan di rekening La Nyalla di Bank Jatim. Tidak ada aliran dana keluar dari rekening La Nyalla di Bank Jatim itu ke rekening lain.

“Tidak ditemukan pelanggaran. Kalau pun dana Rp 1,1 miliar itu digunakan Pak Nyalla, juga tidak salah karena dana itu murni keuntungan. Bukan seperti opini yang mengatakan ada pencucian uang di sana,” tuturnya.

Soal PPATK yang memperkarakan dana ratusan miliar di rekening La Nyalla dan distribusi dana dari rekening La Nyalla ke istri serta anak-anaknya, juga tidak bisa disoal Kejati Jatim karena uang itu murni hasil usaha La Nyalla.

“Pak Nyalla ini kan pengusaha, wajar kalau punya banyak uang. Aneh kalau yang disoal dana sebesar Rp 5,3 miliar, dan diperas lagi jadi Rp 1,1 miliar. Kok sekarang dana pribadi La Nyalla di rekeningnya yang lain dipersoalkan,” pungkasnya.

Rebutbola.com