Skuat Timnas Indonesia Bayangan Dibawah Asuhan Alfred Riedl

Skuat Timnas Indonesia Bayangan Dibawah Asuhan Alfred Riedl

2119
0
SHARE
Skuat Timnas Indonesia Bayangan Dibawah Asuhan Alfred Riedl
Formasi Bayangan Timnas Design by: Rebutbola

Kombinasi Pemain Senior dan Junior akan Hiasi Timnas Asuhan Alfred Riedl Kali ini

Rebutbola Penunjukan Alfred Riedl oleh PSSI untuk mempersiapkan timnas Indonesia senior yang pada akhir tahun nanti mengikuti pagelaran Piala AFF 2016 sudah mulai terlihat. Setelah penunjukannya, pelatih berusia 66 tahun itupun langsung bekerja untuk mengumpulkan data pemain, guna melakukan pemetaan kekuatan timnas.

Riedl pun sempat beberapa kali tertangkap mata kamera, melakukan blusukan ke stadion guna menyasikan pertandingan dalam rangka mencari pemain yang bakal mengisi timnas Indonesia 2016.

Bila melihat rekrutan pelatih berkebangsaan Austria ini dalam dua ajang Piala AFF, dirinya sangat menyukai tipikal pemain yang mempuni dalam kekuatan fisiknya, pemain yang mempunyai daya jelajah tinggi dan selalu menampilkan permainan ngotot saat di lapangan.

Timnas Indonesia Sebelum Dibekukan
Timnas Indonesia Sebelum Dibekukan

Berikut ini rebutbola akan memaparkan beberapa pemain senior dan junior sesuai kebutuhan coach Alfred Riedl.

Kurnia Mega Hermansyah (Arema Cronus/Kiper)

Sempat mengalami cedera enam bulan yang lalu, namun mantan penjaga gawang U-23 ini mampu bangkit dari cederanya. Pada pagelaran TSC 2016 adik kandung dari Achmad Kurniawan ini, selalu menjadi pilihan utama dibawah mistar Singo Edan dan dirinya belum pernah kebobolan lebih dari tiga gol hingga saat ini.

Hendro Siswanto (Arema Cronus/Bek Kanan)

Hendro merupakan pemain yang multi fungsi, dirnya bisa dimainkan dalam dua posisi sekaligus. Ini merupakan tipikal pemain yang diinginkan Riedl dalam skuatnya. Selain menjadi bek sayap pemain 25 tahun ini bisa juga berperan sebagai gelandang.

Victor Igbonefo (Navy FC/Bek Tengah)

Bek naturalisasi adalah solusi utama bagi lini pertahanan timnas Indonesia, memiliki kecepatan serta tangkas dalam duel udara akan menjadi tembok kokoh melapisi gawang Kurnia Mega.

Hamka Hamzah (Arema Cronus/Bek Tengah)

Hamka Hamzah merupukan salah satu bek langganan timnas Indonesia. Dirinya adalah salah satu pemain yang sukses bersama Alfred Riedl di Piala AFF 2010 lalu. Ia akan menjadi tandem yang sepadan bagi Victor Igbonefo di jantung pertahanan.

Ricky Fajrin (Bali United/Bek Kiri)

Pemain Bali United ini, bisa dibilang tampil cemerlang pada TSC 2016. Dia bahkan menjadi pemain yang paling banyak melakukan tekel, yakni sebanyak 46 kali. Itu pun baru sampai pekan kelima saja.

Pemain berusia 20 tahun ini bisa menjadi pilihan Riedl dalam posisi bek kiri. Dia bisa jadi The Next M Nasuha yang kala itu di Piala AFF 2010 tampil sangat cemerlang.

Dedi Kusnandar (Sabah FA/Gelandang)

Performa positif bersama tim Liga Super Malaysia. Membuat Dedi Kusnandar berpeluang besar untuk dipanggil masuk timnas senior untuk pertama kalinya.

Tipikal permainannya yang tenang dan mampu membaca permainan lawan, tentunya sesuai apa yang diinginkan Alfred Riedl.

Raphael Maitimo (Arema Cronus/Gelandang)

Karakter Raphael yang kerap melakukan intercepts kepada lawan sebelum memasuki daerah pertahanan, sangat dibutuhkan Riedl sebagai gelandang bertahan.

Andik Vimansyah (Selangor FC/Sayap Kiri)

Andik yang menjadi bintang di negeri Jiran berkat penampilannya yang memukau sejak awal kedatangannya, tentunya akan membuat Riedl untuk memanggilnya.

Evan Dimas (Bhanyangkara SU/Gelandang Serang)

Kemampuan mantan kapten timnas Indonesia U-19 ini yang mempunyai visi permaianan yang tinggi dan kerap mencetak gol dari pergerakan second line, kerap menjadi kejutan bagi lawan.

Yohanes Nabar (Sriwijaya FC/Sayap Kanan)

Pemain Sriwijaya FC ini memang tampil cukup apik selama enam pekan pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Dua golnya ke gawang Madura United pada pekan ketiga lalu menjadi buktinya.

Pemain kelahiran 14 September 1991 ini, bisa dibilang memiliki bakat alami asli Papua. Bahkan, hingga pekan kelima lalu, menurut catatan Labbola, dia menjadi pemain dengan rataan konvesi tertinggi.

Melihat postur dari Nabar, kita sedikit teringat dengan nama Oktovianus Maniani.

Cristian Gonzales (Arema Cronus/Striker)

Penyerang gaek ini masih menunjukan sebagai seorang striker berkelas, saat ini El Loco menjadi top skorer TSC dengan sumbangan lima gol.

Kemampuannya dalam melindungi bola dan kerap memenangi duel akan menjadi striker tunggal menakutkan seperti pada Piala AFF 2010 lalu.

Rebutbola.com