5 Negara yang Punya Rivalitas Sengit di Eropa

5 Negara yang Punya Rivalitas Sengit di Eropa

381
0
SHARE
5 Negara yang Punya Rivalitas Sengit Di Erropa
5 Negara yang Punya Rivalitas Sengit Di Erropa

Sengit, Rivalitas Negara Eropa Dibidang Sepakbola

Rebutbola – Rivalitas tentu menjadi hal yang positif jika sportifitas masih dijunjung tinggi. Rivalitas bisa menjadi ajang untuk bersaing demi menjadi yang terbaik.

Hal tersebut juga terjadi di tim nasional di benua Eropa. Berikut daftar rivaitas beberapa Negara di Eropa.5 Negara yang Punya Rivalitas Sengit Di Erropa

  1. Jerman vs Inggris

Rivalitas kedua kubu datang sejak tahun, 2001, saat Jerman menelan kekalahan 5-1 atas The Three lions.

Masalahnya adalah bagi fans Inggris hal tersebut lebih dari sebuah pertandingan. Para pendukung Jerman justru mengatakan mereka semua menaruh rasa hormat dan bahkan simpati untuk Inggris dan sepakbola Inggris. “Sebenarnya, saya lebih suka melawan Inggris daripada tim lain!” ungkap salah seorang pendukung Jerman.

Para pendukung Jerman terkejut dan malu karena telah kalah dengan skor telak 1-5, tapi kemudian berita itu terlupakan begitu saja karena mengetahui Belanda kalah di Dublin. Semua orang di pub saling berpelukan dan bersorak gembira. “Kita akan ke Piala Dunia tanpa Belanda!”

  1. Jerman vs Belanda

Tanggal 7 Juli 1974 adalah hari yang istimewa. Saat itu, dua pemain sekaligus kapten dua tim terbaik dunia pada 1970-an, saling bertemu dalam pertandingan yang disaksikan jutaan pasang mata baik di televisi maupun langsung di stadion.

Untuk Belanda, final ini akan selalu diingat sebagai sebuah kuburan untuk total football. Visi unik mereka, yaitu total football, menangkap imajinasi jutaan pecinta sepakbola dunia tetapi akhirnya berakhir dengan patah hati, karena tim Oranje gagal mendapatkan trofi.

Pada pertandingan tersebut Belanda akhirnya harus mengakui keunggulan Jerman Barat dengan skor 2-1. Sebuah pertandingan yang juga diberi label sebagai “Kematian total football” oleh banyak orang.

  1. Italia vs Prancis

“Permusuhan” dua tim berseragam kebesaran biru ini dapat dikatakan dimulai di Euro 2000. Pada turnamen yang dihelat di Belanda-Belgia itu, kedua tim bersua dalam partai final yang menegangkan di Rotterdam. Kala itu, Prancis yang dibesut Roger Lemerre, sukses membungkam Italia 2-1 melalui gol emas David Trezeguet di menit ke-103.

Sempat mereda, persaingan tersebut kembali menghangat pada ajang Piala Dunia 2006. Di partai puncak di Berlin, terjadi insiden dramatis melibatkan Zinedine Zidane vs Marco Materazzi.

Entah siapa yang memulai dan apa persoalan yang terjadi sebenarnya, yang jelas “gong” dari baku ejek antara kedua pemain berujung pada peristiwa tandukan Zidane ke Materazzi. Kartu merah pun melayang dari kantong wasit bagi Zidane. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Prancis akhirnya takluk dari Italia melalui adu penalti 5-3.

  1. Jerman vs Polandia

Sejarah mencatat kedua negara adalah aktor utama penyebab Perang Dunia II. Selain itu invasi Nazi ke Polandia serta menempatkan lokasi kamar gas di Auschwitz, Polandia menjadikan rivalitas dalam kedua negara.

Dalam sepakbola rivalitas kedua negara membesar seiring perpindahan Miroslav Klose dan Lukas Podolski ke Jerman dimana mereka berdua adalah kelahiran Polandia. Selain itu inferioritas Polandia ditambah dengan kekalahan prestasi atas Jerman (Jerman : 3 Piala Dunia + 3 Piala Eropa).

Di Euro 2008 lalu surat kabar Polandia Super Express menerbitkan kakarikatur yang menggambarkan pelatih Leo Benhakker mencengkram kepala Pelatih Jerman Joachim Loew dan kapten Michael Ballack. Sebuah ungkapan kecil rivalitas dalam Jerman-Polandia.

  1. Serbia vs Albania

Laga ini tidak pernah terjadi sebelum 14 Oktober 2014 – tapi yang terjadi berikutnya membuat pertemuan kedua tim masuk dalam daftar rivalitas terpanas. Klaim Serbia atas Kosovo, yang sebagian besar yang penduduknya etnis Albania, merupakan alasan klasik atas munculnya kebencian di antara dua tim dan potensi untuk terjadinya kekerasan begitu tinggi.

Kekerasan pun meledak di atas lapangan dan di tribun; dan ketika semuanya usai, Albania diberikan kemenangan 3-0 yang berkontribusi untuk lolosnya mereka ke Euro 2016.

Kekhawatiran akan terjadi aksi pembalasan di pertandingan ulang di Elbasan, setahun kemudian, tidak terjadi berkat keamanan yang ketat. Serbia memenangkan pertandingan 2-0, tetapi sulit untuk melihat kedua negara ini bersatu lagi.

Rebutbola.com