Taktik Irlandia Utara untuk Raih Kemenangan Kontra Jerman

Taktik Irlandia Utara untuk Raih Kemenangan Kontra Jerman

92
0
SHARE
Taktik Irlandia Utara untuk Raih Kemenangan Kontra Jerman
Steven Davis, kapten Irlandia Utara

Kapten Irlandia Utara Beberkan Taktik Timnya untuk Raih Hasil Positif Atas Jerman

Rebutbola – Kapten Irlandia Utara, Steven Davis akan mencoba menerapkan beberapa pelajaran keras yang ia pelajari saat melawan Jerman 11 tahun yang lalu ketika timnya menghadapi juara Piala Dunia di Euro 2016, seperti dilansir Fourfourtwo.

Davis dan rekan satu timnya akang melakoni laga terakhir fase grup Euro 2016 di Parc des Princes pada Selasa malam (21/6) hari ini. Mereka berharap agar peluang mereka lolos dari Grup C tetap terbuka setelah kemenangan menakjubkan 2-0 atas Ukraina akhir pekan lalu.

Gelandang Southampton ini ikut serta dalam pertemuan negaranya dengan Jerman pada Juni 2005, di mana Tim Panser berhasil menang 4-1. Michael Ballack mencetak dua gol, setelah kartu merah awal untuk Robert Huth yang pada akhirnya berdampak kecil terhadap hasil akhir.

“Saya tidak berpikir ada perbandingan pada sejauh mana tim ini berubah sejak saat itu, para pemain di tim Jerman sangat berbeda juga.” kata Davis dalam konferensi pers pra-pertandingan.

“Jerman adalah mesin yang panas pada hari itu. Laga itu adalah tes yang baik dan pengalaman yang baik bagi saya.” tambah Davis.

Pemain berusia 31 tahun itu, tahu persis apa yang diharapkan Jerman kali ini, yaitu kerja keras di lini tengah lancar dikomandoi oleh gelandang Real Madrid, Toni Kroos.

Taktik Irlandia Utara untuk Raih Kemenangan Kontra Jerman
Joachim Loew dan Toni Kroos

Namun demikian, Polandia memberikan Jerman banyak hal untuk direnungkan mengenai serangan balik saat mereka bermain imbang 0-0 di Stade de France pekan lalu. Dan Davis yakin Irlandia Utara dapat mengambil pelajaran itu untuk menghadapi tim asuhan Joachim Low.

“Mereka punya banyak kualitas, banyak rotasi di lini tengah sehingga akan menjadi ujian besar bagi kami, Kami tahu kami tidak akan mendominasi penguasaan bola” katanya.

[Baca juga: Bangkitnya Negara Underdog di Euro 2016]

[Baca juga: Deretan Suporter Anarkis dalam Sejarah EURO]

“Ini tentang memilih saat yang tepat untuk menekan. Mereka tahu bagaimana mendominasi laga.“ lanjut sang kapten.

Pressure yang tinggi adalah sesuatu yang kami telah lakukan dengan sangat baik hingga saat ini dan itulah yang akan kami terapkan nanti,” tandasnya.

Rebutbola.com