Bayang-Bayang Sanksi Untuk Persija Jakarta

Bayang-Bayang Sanksi Untuk Persija Jakarta

204
0
SHARE
Bayang-Bayang Sanksi Untuk Persija Jakarta
Persija dalam bayang-bayang sanksi komdis

Sanksi Ratusan Juta Rupiah dan Pertandingan Tanpa Penonton Sampai TSC Selesai Menghantui Persija Jakarta

Rebutbola Laga terakhir Persija Jakarta di ibu kota saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6) malam, harus ternodai oleh aksi kerusuhan antara suporter dan aparat keamanan. Saat itu laga yang tersaji dengan menarik harus dihentikan pada menit ke-81 akibat kondisi tidak kondusif.

Saat laga dihentikan, Persija sedang tertinggal 1-0, lewat gol tendangan bebas Hilton Moreira pada menit ke-65. Namun, hingga saat ini PT Gelora Trisula Semesta selaku operator masih belum memutuskan status laga tersebut.

PT GTS bersama komisi disiplin TSC akan mewacanakan sidang mengenai kasus ini, pada Senin (27/6) nanti. Jika melihat dari situasi yang terjadi dan menilik deklarasi Kode Disiplin TSC, Persija berpotensi untuk dikenai sanksi sangat berat. Baik itu berupa denda, maupun sanksi lainnya terhadap suporter mereka.

Panpel dan Petugas Polisi yang Mengamankan Provokator yang Coba Memasuki Lapangan - photo
Panpel dan Petugas Polisi yang Mengamankan Provokator yang Coba Memasuki Lapangan – photo

Kemungkinan besar, pada kasus pihak Macan Kemayoran akan dikenakan pasal 64, yang berisi tentang tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton. Di mana ayat pertama dalam pasal tersebut yang masuk dalam tingkah laku buruk penonton adalah “tidak terbatas kepada kekerasan terhadap orang atau obyek tertentu, menyalakan perangkat pembakar, melemparkan benda tertentu, petasan, bom asap, memasang segala bentuk penghinaan, hal-hal yang terkait dengan agama atau slogan politik, mengucapkan penghinaan dalam bentuk kata-kata atau suara atau menyerbu ke dalam lapangan.”

Bila melihat faktanya di lapangan, suporter The Jakmania terbukti membawa dan menggunakan cerawat, kembang api, petasan, dan melemparkan benda seperti botol air mineral yang jelas sudah dilarang keras untuk dibawa masuk ke dalam stadion.

Berdasarkan lampiran 1 pasal 64 itu, membuat Persija bakal terkena denda dari kombinasi benda di atas minimal Rp50 juta (1 sampai 10 benda). Belum lagi, adanya penonton yang memasuki lapangan, minimal mereka juga bakal dikenai denda Rp50 juta (antara dua sampai lima orang).

Untuk kasus cerawat, penonton masuk lapangan dan petasan. Sebelum kasus ini sudah ada beberapa tim yang sudah diberikan sanksi tegas oleh komdis antara lain, Arema Cronus (Cerawat), Madura United (Cerawat), dan PS TNI (suporter yang memasuki lapangan dan melakukan penyerangan terhadap kelompok suporter tuan rumah Persegres).

Berikut pasal-pasal yang bisa menjerat atau disanksikan oleh komdis TSC kepada kubu Persija Jakarta :

1. Pasal 51 tentang menghasut kebencian dan kerusuhan: 

-Individu lain: Larangan terlibat dalam aktivitas sepakbola sekurang-kurangnya 12 bulan; dan denda sekurang-kurangnya Rp. 75.000.000,- (sekurang-kurangnya Rp. 150.000.000,- untuk kasus yang lebih berat).

-Klub: Denda sekurang-kurangnya Rp150 juta (sekurang-kurangnya
Rp300 juta untuk kasus yang lebih berat) dan sanksi lainnya
sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin ini.

-Pelanggaran dianggap lebih berat pada saat dilakukan melalui media
massa (mass media), media sosial (social media) atau jika dilakukan
pada saat hari pertandingan di dalam atau di sekitar Stadion.

-Dalam hal pelanggaran lebih berat yang dilakukan, sanksi lainnya
sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin ini dapat dijatuhkan oleh badan yudisial.

2. Pasal 55 tentang diskriminasi:

-Pelanggaran akan dianggap lebih berat jika penonton dari sebuah tim
melakukan pelanggaran dengan berupa sanksi:
a. Klub: Perintah untuk bermain dua pertandingan berikutnya tanpa penonton dan denda sekurang-kurangnya Rp250 juta.

b. Penonton: Larangan memasuki stadion sekurang-kurangnya enam bulan.

c. Dalam hal pelanggaran lebih berat lain yang dilakukan, sanksi lainnya sebagaimana diatur dalam kode disiplin ini dapat dijatuhkan oleh badan yudisial.

3. Pasal 63 tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan (organisasi) pertandingan: 

-Klub yang gagal untuk memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan
dan menyelenggarakan Pertandingan melakukan pelanggaran dikenai sanksi denda sekurang-kurangnya Rp100 juta.

4. Pasal 64 tentang tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton: 

-Lampiran 1 (penentuan denda untuk tingkah laku buruk penonton)
a. Kekerasan terhadap orang atau barang: Sanksi yang diatur dalam kode disiplin dengan melihat tingkat pelanggaran.
b. Kombinasi dari menyalakan alat pembakar atau api, menyalakan laser, melemparkan benda: Sanksi denda Rp50 juta (antara 1-10 benda).
c. Memasuki lapangan permainan: Sanksi denda Rp50 juta (antara 2 sampai 5 orang).
d. Tindakan lainnya: Sanksi melihat tingkat pelanggaran.

Rebutbola.com