5 Tim Dengan Rivalitas Suporter Tinggi di Indonesia

5 Tim Dengan Rivalitas Suporter Tinggi di Indonesia

1788
0
SHARE
5 Tim Dengan Rivalitas Suporter Tinggi di Indonesia
5 Tim Dengan Rivalitas Suporter Tinggi di Indonesia

Gengsi Satu Kota dan Koalasi Antar Suporter Tambah Bumbu Rivalitas

Rebutbola Dunia sepak bola Indonesia, tentu semakin meriah karena ada beberapa klub yang mewakili suatu kaum atau daerah. Karena rasa kecintaan terhadap klub yang mewakili daerah yang diwakili oleh suatu klub, terkadang rasa kecintaan mereka yang berlebihan menciptakan sebuah clash dengan suporter lain.

Ada beberapa kelompok suporter klub sepak bola lokal yang sering kali terlibat gesekan atau bentrok, dan hingga saat ini menjadi rival yang abadi. Berikut akan kami rangkum beberapa klub dengan rivalitas suporternya :

1.Trio Jawa Tengah (Pasopati, Brajamusti, dan Slemania)

Entah kenapa ketiga kelompok suporter tim asal Provinsi Jawa Tengah ini selalu bermusuhan sampai sekarang, ketiga suporter ini selalu menunjukan ketidaksukaan terhadap satu dan yang lain dengan meneriakan kata-kata bernada kasar.

Bila dicermati secara mendalam, konflik dari ketiga suporter ini timbul karena rasa gengsi, karena satu provinsi dan satu kota. PSIM dan PSS Seleman sendiri adalah klub penghuni dari kota DI Yogyakarta, tentunya aroma derby terang sangat terasa. Sementara di sisi lain, ada yang berbeda kota, namun jarak antara Yogyakarta dan Solo yang berdekatan juga memberi warna yang sama seperti derby satu kota.

2. Arema Cronus (Aremania) vs Persebaya Surabaya (Bonek Mania)

Banyak sekali versi awal mula perseteruan sesama tim kuat asal Jawa Timur ini. Perseteruan antara Aremania vs Bonek, bermula saat Persema Malang dan Persebaya Surabaya berjumpa dalam sebuah putaran di kompetisi Liga Indonesia sekitar 1994 silam di Stadion Gajayana, Malang. Di situlah terjadi kerusuhan suporter antar kedua pendukung.

Versi lain, yakni saat konser Kantata Takwa di Tambaksari, Surabaya pada 23 Januari 1990. Saat itu, panggung di kuasai warga Malang dan bersorak meneriakan “Arema..Arema”. Kericuhan kemudian terjadi.

Versi lain, di era tahun 1980-an akhir. Tepatnya sekitar tahun 1987, Arema yang mengikuti kompetisi Galatama membuat Arema vs Niac Mitra Surabaya memanas. Semifinal Galatama tahun 1992, PS Arema Malang vs PS Semen Padang di Stadion Tambaksari, Surabaya menghadirkan awalan baru sejarah konflik Aremania-Bonek.

Pasca kalah dari Semen Padang, pendukung Arema ricuh di Stasiun Gubeng. Pada 1993 kemudian ada tindakan balasan oleh Bonek yang mencegat rombongan pendukung Arema yang akan menyaksikan pertandingan ke Gresik. Hingga kejadian demi kejadian berlanjut.

3. Persita Tangerang (Benteng Viola) vs Persikota Tangerang (Batman Mania)

Salah satu kota disebelah ibu kota DKI Jakarta, juga mempunyai sejarah rivalitas derby klub sekota. Kubu Persita Tangerang yang lebih didirikan pada tahun 1953 merupakan binaan dari pemrintah Kabupaten Tangerang. Sementara Persikota Tangerang yang lahir setelah pemekaran daerah, merupakan binaan dari pemerintah Kota Madya Tangerang.

Tidak jelas kenapa kedua kubu suporter satu kota ini selalu bentrok. Faktor gengsi diyakini menjadi dalang utama permasalahan klasik antara suporter ini. Kedua kelompok suporter ini selalu terlibat bentrok, jikalau Persita dan Persikota menggelar pertandingan.

4. Persija Jakarta (The Jakmania) vs Persib Bandung (Viking/Bobotoh)

Rivalitas keduanya dimulai pada tahun 2000, yang bertepatan dengan berlangsungnya Liga Indonesia VI. Saat itu pertandingan antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, The Jackmania yang akan mendukung tim pujaannya bertanding di stadion Siliwangi, Bandung menerima perlakuan tidak enak dari oknum bobotoh karena alasan, bobotoh mereka juga diperlakukan dengan tidak simpatik di Jakarta ketika menyaksikan pertandingan Persijatim vs Persib di Lebak Bulus, The Jackmania pun akhirnya tidak bisa masuk ke dalam stadion Siliwangi, Bandung.

Ketika rombongan hendak pulang, secara mengejutkan The Jakmania diserang lagi oleh bobotoh yang masih menunggu di luar stadion. Kondisi ini jelas tidak bisa diterima oleh The Jakmania. “Sudah ga bisa masuk, masih juga diserang” mungkin ini kalimat yang keluar dari para fans Persija Jakarta.

Akhirnya The Jakmania balas perlakuan mereka (Oknum Bobotoh). Jumlah bobotoh di luar stadion masih ratusan sehingga terjadilah bentrokan yang mengakibatkan pecahnya kaca-kaca mobil akibat terkena lemparan batu dari kedua kubu. Ketika polisi datang, keributan mereda dan the Jakmania mulai beranjak pulang. Sempat pula terjadi bentrok beberapa kali ketika rombongan berpapasan dengan bobotoh yang pulang karena tidak kebagian tiket.

5. Arema Cronus (Aremania) vs Persib Bandung (Viking/Bobotoh)

Pertemuan kedua tim yang bertabur bintang nasional, sangat lah menarik bila saling bertemu. Apalagi ditambah dengan bumbu fanatisme kedua kelompok suporter kedua tim ini. Dahulu Viking dan Aremania tidak lah bermusuhan, akan tetapi kedua tim ini membuat pakta antar suporter lain yang notabene adalah musuh mereka sejak lama.

Dari kubu Viking mereka ber koalisi dengan Bonek yang sebenarnya adalah musuh dari Aremania. Sementara suporter Kota Malang ber koalisi dengan The Jakmania yang terkenal adalah musuh bebuyutan dari Viking.

Rebutbola.com