5 Pria yang Jadi Pengangguran Akibat Euro 2016

5 Pria yang Jadi Pengangguran Akibat Euro 2016

202
0
SHARE
Pelatih yang Menjadi Pengangguran Akibat Euro 2016
Joe Hart dan Roy Hodgson

Tidak Bisa Memeberikan Hasil Maksimal, Sejumlah Pelatih Relakan  Jabatan

Rebutbola Pagelaran Euro 2016 di Prancis, nampaknya sudah memakan korban, tapi korban yang dimaksud adalah pelatih, dimana para pria ini harus menjadi pengangguran akibat tidak bisa membawa tim yang diasuhnya berbicara maksimal diajang empat tahun sekali ini.

Siapa saja ya pelatih-pelatih yang harus melepas jabatannya ? Ini dia jawabannya

1. Roy Hodgson (Inggris)

Roy Hodgson
Roy Hodgson

Mantan pelatih Liverpool ini sebenarnya sudah mendaptkan desakan mundur sejak Piala Dunia 2014 lalu, setelah dirinya gagal membawa The Three Lions untuk lolos dari fase grup, dan desakan mundur itu akhirnya semakin kencang saat Hodgson menelan kekalahan memalukan dari Islandia diajang Euro 2016.

2. Anghel Iordanescu (Romania)

Anghel Iordanescu - photo
Anghel Iordanescu – photo

Kegagalan Rumania tampil apik di Euro 2016 juga telah memakan korban. Anghel Iordanescu, resmi meninggalkan posnya sebagai pelatih Tricolorii -julukan Rumania, untuk kali ketiga sepanjang karirnya.

Pengumuman mundurnya Iordanescu dikonfirmasi Presiden Asosiasi Sepak Bola Rumania (FRF), Razvan Burleanu. Kini, timnas Rumania bersiap mencari suksesor sang pelatih gaek sebelum gelaran Euro 2016 berakhir.

Tergabung di grup A bersama Prancis, Swiss, dan Albania, timnas Rumania hanya mampu mengoleksi satu poin. Alhasil, Iordanescu yang sempat rela kembali dari pensiun sebagai pelatih pada 2014 lalu, lengser dari posisinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Iordanescu yang amat bertanggung jawab saat kami membutuhkan. Saya bangga dengan pencapaiannya membawa tim ke Euro dan saya ingin dirinya tetap bertahan di FRF,” bilang Burleanu pada pernyataan resmi.

3. Leonid Viktorovich Slutsky (Russia)

Leonid Viktorovich Slutsky - photo
Leonid Viktorovich Slutsky – photo

Pelatih CSKA Moskow, ditunjuk untuk menangani Timnas Rusia pada Agustus tahun lalu setelah Federasi Sepak Bola Rusia (RFS) memecat pelatih berkebangsaan Italia, Fabio Capello dan dia langsung memetik empat kemenangan untuk lolos ke putaran final Euro 2016.

Namun, dia mendapat kondisi buruk di Prancis dengan cederanya beberapa pemain kunci termasuk Alan Dzagoev dan Igor Denisov, sehingga tim Beruang Putih harus kandas di Grup B dengan hanya satu angka dari tiga pertandingan melawan Inggris, Slowakia, dan Wales.

Setelah dihantam dengan skor telak 0-3 oleh Wales di matchday terakhir fase grup, Slutsky pun mengatakan bahwa Rusia memerlukan pelatih lain dan dia mengkonfirmasi bahwa kontraknya dengan timnas tidak perlu diperpanjang.

Presiden RFS Vitaly Mutko, yang juga Menteri Olahraga, Pariwisata, dan Pemuda Rusia, kepada R-Sport mengaku sebenarnya dia cukup puas dengan hasil kerja sang pelatih. “Saya pikir dia seorang spesialis yang unggul, salah satu pelatih terbaik. Saya dengan tulus berterima kasih kepadanya.” Ujar sang Menteri.

“Saya pikir dia seorang spesialis yang unggul, salah satu pelatih terbaik. Saya dengan tulus berterima kasih kepadanya.” Tandasnya.

4. Mykhaylo Fomenko (Ukraina)

Mykhaylo Fomenko - photo
Mykhaylo Fomenko – photo

Merasa gagal, Famenko pun putuskan untuk langsung mundur setelah laga kontra Polandia itu.

“Perasaan macam apa yang saya punya, kalau saya terus lanjutkan (sebagai pelatih), setelah gagal lakukan tugas yang diberikan untuk turnamen ini?” ujar Fomenko dalam wawancaranya dengan Stasiun Televisi Ukraina ‘Football.

Famenko katakan, kegagalan Ukraina di Piala Eropa banyak dipengaruhi perang yang terjadi di dalam negara tersebut. Hal lain yang mengganggu adalah, peseteruan antara dua pemain utama Ukraina, yakni Taras Stepanenko yang bermain untuk Shakstar Donetsk, dan Andriy Yarmolenko, pemain Dynamo Kiev, yang terjadi di kompetisi liga.

“Saya tidak merasa kalau kesatuan tim terganggu jelang putaran final Piala Eropa. Saya menaruh perhatian pada masalah ini di pertandingan pemanasan kontra Siprus dan Wales. Semua orang tahu apa yang terjadi di akhir Liga Ukraina, dan situasi ini sudah pengaruhi psikologi tim,” lanjut Famenko seperti dilansir dari Reuters.

5. Vicente del Bosque (Spanyol)

vicente del bosque - photo
vicente del bosque – photo

Vicente Del Bosque, tak lama lagi bakal mengumumkan kemundurannya sebagai pelatih Timnas Spanyol, usai mereka disingkirkan oleh Italia 0-2 pada babak 16 besar Piala Eropa 2016. Entrenador asli Spanyol itu bahkan telah merekomendasikan seorang pelatih sebagai suksesornya.

Ya, karier panjang Vicente Del Bosque sebagai pelatih Timnas Spanyol akhirnya berujung. Usai mengambil alih skuad juara Piala Eropa 2008 dari tangan mendiang Luis Aragones. Del Bosque meneruskan kisah sukses seniornya dengan gelar Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Seperti dilaporkan oleh surat kabar ternama asal Madrid, Diario AS. Tak lama lagi Del Bosque (65 tahun) akan segera mengirim dan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Timnas Spanyol.

 Rebutbola.com