Efek Domino Ibrahimovic Bagi Pemain Muda ManUnited

Efek Domino Ibrahimovic Bagi Pemain Muda ManUnited

174
0
SHARE
Efek Domino Ibrahimovic Bagi Pemain Muda ManUnited
Zlatan Ibrahimovic dan Mario Ballotelli saat di Inter Milan

Faktor Kebintangan Ibrahimovic Bisa Halangi Kesempatan Pemain Muda

Rebutbola Ibrahimovic sudah secara resmi diperkenalkan oleh manajemen ManUnited kepada publik luas. Kedatangan striker gaek ini pun memunculkan pro dan kotra, dikalangan para pendukung klub berjuluk setan merah ini.

Ibra memang didatangkan dengan free transfer dari juara Liga Prancis yaitu, PSG. Soal skill, pemain yang saat ini menginjak umur 34 tahun sudah tidak perlu diragukan. Catatan selalu memberikan gelar liga domestik kepada tim yang dibelanya adalah bukti sahi dari pemain berpaspor Swedia tersebut.

Mario Balotelli Selalu Dikesampingkan saat Ibrahimovic masih membela Inter Milan
Mario Balotelli Selalu Dikesampingkan saat Ibrahimovic masih membela Inter Milan

Namun ada yang ditakutkan oleh kedatangan top skorer Liga Prancis musim 2016/2017 ke kubu ManUnited, adalah perihal akan kondisi internal tim bagi para pemain muda binaan pelatih terdahulu Luis Van Gall, yang sudah menemukan sinarnya seperti, Fosu Mensha, Anthony Martial, Jesse Linggard, Andreas Perreira, dan Marcus Rahford.

Bila menganalisis kepada empat tim yang pernah dibela Ibra, yaitu Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan PSG. Peran Ibrahimovic dilapangan mampu menggeser beberapa striker muda maupun senior pada klub tersebut.

Para fans United sedikit panik, bila kedatangan pemain bertinggi 191 cm ini mampu menggeser posisi para pemain muda berbakat asli binaan tim. Saat ini, dikubu The Reds Devils ada dua striker muda yaitu, Anthony Martial dan Marcus Rahford.

Walaupun Martial bukanlah pemain muda binaan United, akan tetapi striker yang didatangkan dari AS Monaco tersebut adalah investasi jangka panjang bagi klub pemilik 21 gelar Liga Inggris tersebut bersama pemain asli binaan akademi, Marcus Rashford.

Apalagi sikapnya yang sedikit kasar terhadap para pemain muda juga diragukan akan membawa efek kurang baik bagi suhu harmonisasi dikubu internal pemain. Seperti saat dirinya masih membela AC Milan lalu.

Rebutbola.com