Sejarah Dibalik Perjalanan Trofi Euro

Sejarah Dibalik Perjalanan Trofi Euro

296
0
SHARE
Sejarah Dibalik Perjalanan Trofi Euro
Henri Delaunay Trophy

Trofi ini Sudah Dua Kali Mengalami Pergantian

Rebutbola Trofi Euro disebut juga dengan nama Henry Delaunay Trophy, nama ini dipilih sebagai penghargaan kepada sang pemerkasa ide turnamen antar negara benua Eropa tersebut. Dia juga merupakan sekjen pertama UEFA.

Hal yang paling ironis adalah, pagelaran Euro baru bisa diselenggarakan setelah lima tahun Henry Delaunay wafat pada tahun 1955, dan Euro baru dihelat pada tahun 1960 di Prancis. Untuk menghormati gagasannya, UEFA pun menamakan trophi tersebut dengan namanya.

Trofi ini merupakan piala bergilir, jadi selalu berpindah tangan setiap empat tahun sekali. Uniknya, memang belum ada satu pun negara yang pernah juara berturut-turut. Hingga saat ini trophi supermasi tertinggi sepak bola tersebut sudah berganti sebanyak dua kali.

Timnas Spanyol adalah pemegang pertama Trofi Euro edisi terbaru
Timnas Spanyol adalah pemegang pertama Trofi Euro edisi terbaru

Trofi Euro versi original, hanya berumur 48 tahun (1960-2008). Trofi tersebut digantikan dengan yang baru sejak Euro 2008. Pergantian tersebut didasarkan ukuran trofi yang lebih kecil ketimbang trofi Liga Champions, hal itu dikarenakan turnament antarnegara dipandang harus memiliki piala yang lebih besar untuk menunjukkan prestise-nya.

Trofi Piala Eropa yang baru, memiliki berat 8 kilogram dan tinggi 60 cm, lebih berat 2 kg dan lebih tinggi 18 cm daripada versi sebelumnya. Bahan dalam pembuatan trofi Piala Eropa yang baru, memakai lebih banyak bahan perak, dan nilainya ditaksir € 20.000. (setara Rp 220 juta – jika kurs 1 € = Rp 11.000).

Perak dipilih karena pihak UEFA tidak mau menyaingi prestise Piala Dunia sebagai turnamen antarnegara level teratas yang sudah memakai trofi emas, walaupun sudah berganti dua kali akan tetapi bentuk original pada trofi tidak mengalami perubahan.

Rebutbola.com