Curhatan Pelatih Prancis Pasca Kekalahan di Final Euro 2016

Curhatan Pelatih Prancis Pasca Kekalahan di Final Euro 2016

132
0
SHARE
Curhatan Pelatih Prancis Pasca Kekalahan di Final Euro 2016

Deschamps Tak Mampu Ungkapkan Apapun Atas Kekalahan Prancis

Rebutbola – “Tidak ada kata-kata yang pantas” untuk menggambarkan kekecewaan Prancis atas kekalahan mereka dari Portugal di final Euro 2016. Ia merasa sulit untuk menggambarkan kekalahan di final di kandang sendiri, seperti dilansir Fourfourtwo.

Tuan rumah harus menelan kekalahan 1-0 di Stade de France berkat gol spektakuler di luar kotak penalti yang dicetak oleh Eder di babak kedua perpanjangan waktu.

Portugal, yang harus kehilangan kapten Cristiano Ronaldo, akibat cedera lutut di pertengahan babak pertama, bermain cukup defensif di sepanjang laga, bahkan Andre-Pierre Gignac hampir mencetak gol kemenangan bagi Prancis andai saja tembakannya tidak membentur mistar gawang, di injury time babak kedua.

Deschamps mengakui timnya harus membayar mahal akibat kegagalan mereka dalam memanfaatkan peluang. Dan ia mengatakan butuh waktu untuk mengatasi kesedihan yang menderanya.

“Tidak ada kata-kata yang bisa diucapkan. Yang tersisa hanyalah kekecewaan yang sangat besar. Ini akan memakan waktu yang cukup lama untuk mencernanya,” ungkapnya kepada M6 dan Bein Sport pasca pertandingan.

“Bahkan jika kami kehilangan energi malam ini, itu bukanlah alasan. Kami memiliki banyak peluang, yang terakhir adalah Gignac.”

Curhatan Pelatih Prancis Pasca Kekalahan di Final Euro 2016
Gignac dan Martial usai kekalahan di partai final Euro 2016 atas Portugal

“Sayangnya, mereka gagal mencetak gol. Ini sangat mengecewakan, kami tidak dapat melepaskan segalanya tapi kami melewatkan kesempatan besar di sini. Mungkin bukan hal yang unik, tapi ini kesempatan yang sangat besar untuk menjadi juara Eropa.”

“Kami menang bersama-sama, kami menderita bersama-sama dan hari ini kami kalah bersama-sama. Kami tahu kami punya semangat Prancis. Ini akan menjadi hal yang luar biasa untuk bisa membawa trofi ini di rumah kami sendiri, tapi sayangnya itu tidak terjadi.”

Rebutbola.com