Mengenal Sosok Sutanto Tan: Striker Timnas U-23 Berdarah Tionghoa

Mengenal Sosok Sutanto Tan: Striker Timnas U-23 Berdarah Tionghoa

912
0
SHARE
Alfred Riedl Bawa 26 Pemain Saat Uji Coba Lawan Malaysia
Alfred Riedl Bawa 26 Pemain Saat Uji Coba Lawan Malaysia

Sutanto Tan Pemuda Harapan Etnis Tionghoa dan Indonesia

Rebutbola – Bakat Tionghoa di Indonesia kembali muncul di era 2000an, setelah beberapa tahun selalu absen mengirimkan wakilnya keskuat tim nasional Indonesia. Dialah Sutanto Tan, yang menjadi perhatian pecinta sepakbola Indonesia.

Etnis Tionghoa punya sejarah panjang di Indonesia. Banyak dokumen yang mencatat soal kehidupan dan peran etnis Tionghoa dalam mewarnai sendi kehidupan di Indonesia mulai dari segi sosial, politik, ekonomi, hingga olahraga khususnya sepakbola.

Salah satu bukti keterlibatan etnis Tionghoa dalam sepak bola Tanah Air adalah berdirinya klub sepak bola Union Makes Strength (UMS) pada 19 Desember 1905. Dari sana, muncul para pemain keturunan Tionghoa yang kemudian berperan dalam perkembangan sepak bola negara ini.

Kini giliran Sutanto Tan yang kembali memulai tonggak kebangkitan pemain keturunan Tionghoa di Indonesia.

Mengenal Sosok Susanto Tan: Striker Timnas U-23 Berdarah Tionghoa
Susanto Tan, Persija Jakarta

Karirnya dimulai saat Sutanto berusia 15 tahun, Tanto masuk ke tim junior PS Batam. Hanya setahun dia membela PS Batam. Musim selanjutnya, Tanto membela Geylang United. Selama di Singapura Tanto tak hanya bermain bola.

Dia juga menjalani kursus selama setahun agar bisa sekolah di sana. “Saat tes saya gagal dan harus pulang. Kalau mau main di sana, harus ada jaminan sekolah. Akhirnya, saya pulang. Padahal waktu itu Geylang mau pertahankan saya,” kata Tanto.

Striker berpostur 1,8 meter tersebut kemudian bergabung ke tim Persib U-21 di 2011 hingga 2012. Lalu, Tanto melanjutkan karirnya di tim muda Pelita Bandung Raya pada 2012 hingga 2014.

Tanto justru tak bermain di Indonesia dalam debutnya di level senior. Dia justru memilih bergabung ke klub Liga Singapura (S-League), Hougang United pada pertengahan 2014 lalu.

Tak lama Tanto membela Hougang. “Cuma 3 bulan. Saya main 14 kali dan cetak 9 gol. Main di Singapura jadi pengalaman berharga bagi saya. Kompetisi di sana tak berbeda dengan Indonesia. Sama saja levelnya,” jelas Tanto.

Usai bertualang di Singapura bersama Hougang, Tanto akhirnya memutuskan bergabung ke Bali United. Di saat yang bersamaan, Tanto mendapat kesempatan untuk masuk ke dalam skuad timnas U-22.

Sebenarnya, bukan kali ini saja Tanto berkesempatan membela timnas. Beberapa kali, dia sempat dipanggil oleh pelatih Indra Sjafri untuk membela timnas U-19. Namun, ketika itu Tanto dianggap kalah saing.

Kini dirinya bermain untuk tim Ibukota, Persija Jakarta, diusianya yang masih cukup muda, perjalanan Tanto mencapai puncak penampilannya masih amat panjang. Diharapkan dengan hadirnya Sutanto Tan bisa menjadi kebangkitan pesepakbola keturuan Tionghoa yang pada era 60 dan 70 an menjadi tulang punggung timnas.

Rebutbola.com