Kisah Eman, Kiper Difabel yang Mengejutkan Dunia

Kisah Eman, Kiper Difabel yang Mengejutkan Dunia

144
0
SHARE
Kisah Eman, Kiper Difabel yang Mengejutkan Dunia
Aksi Eman di event HWC

Meski Memiliki Keterbatasan Fisik, Eman Mampu Mengejutkan Dunia Lewat Penampilannya di HWC

Rebutbola – Jika timnas sepakbola Indonesia saat ini sedang mengalami masa-masa krisis prestasi, maka beda hal dengan timnas sepakbola Indonesia yang lain, yang telah mengikuti kejuaraan Homeless World Cup atau HWC.

HWC sendiri adalah kejuaraan Sepakbola khusus bagi para orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus atau yang termarjinalkan, seperti mantan pecandu narkoba, mantan narapidana, difabel, ODHA dan lain-lain. Indonesia sendiri di tahun ini berhasil peringkat tujuh di turnamen yang diadakan di Glasgow, Scotlandia pada 10-16 Juli kemarin.

Namun yang menarik dunia internasional adalah sosok seorang Eman Sulaeman, Eman sendiri adalah kiper timnas Indonesia diajang tersebut. Eman diketahui memiliki keterbatasan fisik dimana dirinya terlahir tanpa kaki yang sempurna.

Baca juga : [UEFA rilis 10 kandidat pemain terbaik Eropa]

Kaki kanan yang hanya sebatas pergelangan dan kaki kiri hanya sampai sebatas lutut, namun ketika diatas lapangan, Eman mampu menyihir dunia lewat aksi impresifnya yang sangat baik menjaga gawang Indonesia. Eman hanya bertumpu dengan kaki kanannya, sedangkan tangan kirinya ikut membantu menahan badan ketika sedang menguasai bola.

Eman Sulaeman tiba di Bandara Soetta
Eman Sulaeman tiba di Bandara Soetta

Berkat aksi impresifnya itulah Eman akhirnya diganjar sebagai kiper terbaik dalam kejuaraan tersebut, Eman yang baru tiba ditanah air pada hari ini mengaku terkejut dengan pemberian penghargaan sebagai kiper terbaik tersebut,

“Yang jelas persaingan di HWC sangat luar biasa. Saya seperti mimpi bisa tampil pada kompetisi berlevel international dan bangga sekali dapat mewakili Indonesia sebagai kiper terbaik,” ujar Eman di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (19/7) dini hari.

Eman pun kini masih memiliki mimpi, dimana ia ingin menjadi motivator bagi orang-orang yang senasib dengan dirinya.

“Saya termotivasi untuk bisa buktikan bahwa orang-orang seperti saya bisa berprestasi bagi Indonesia. Kuncinya jangan berdiam diri dan yakin bahwa setiap orang punya kelebihan,” beber fans dari Edwin Van Der Sar tersebut.

(yud)

Rebutbola.com