Prediksi Real Madrid vs PSG Versi Ramalan Primbon Jawa

Prediksi Real Madrid vs PSG Versi Ramalan Primbon Jawa

221
0
SHARE
Prediksi Real Madrid vs PSG Versi Ramalan Primbon Jawa
Prediksi Real Madrid vs PSG Versi Ramalan Primbon Jawa

Menalar Prediksi Real Madirid vs PSG Diluar Logika

Rebutbola Sepak bola memang tidak bisa dilepaskan oleh perhitungan statistik dan hal yang masuk di logika dilapangan, tapi apakah anda pernah mencoba bereksperimen menebak hasil akhir suatu pertandingan dari sudut di luar nalar kita? Seperti ramalan? hmm cukup menarik untuk kita bahas.

Pada kali ini, kami rebutbola akan mengulas dan memberikan prediksi berdasarkan ramalan menurut tradisi adat tradisional suku Jawa. Laga big match Real Madrid vs PSG akan menjadi topik pembahasan kami.

Laga ini akan dihelat pada hari kamis yang bertepatan dengan “Kamis wage”. Dalam penanggalan, wage sendiri diartikan rezeki yang baik akan datang dari sudut utara dan timur. Kami menganalisis bahwa tim yang akan memulai pertandingan dari dua sudut mata angin ini, akan menjadi pemenang pada laga nanti.

weton jawa menurut arah mata angin
weton jawa menurut arah mata angin

Dalam segala ikhtiar usaha mencari rejeki, para leluhur kita telah memiliki perhitungannya sendiri. Perhitungan itu didapatkan oleh leluhur kita atas dasar pengalaman, bahwa setiap arah dalam suatu hari membawa watak rejeki yang berbeda-beda, ada yang besar dan ada yang kecil. Lewat pendekatan matematis, kecenderungan itu dirumuskan dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Sehingga dengan mengetahui arah rejeki, diharapkan kita dapat memaksimalkan pendapatan.

Kemudian kita coba bandingkan kedua tim dengan potensi keberuntungan lewat tahun berdirinya kedua klub tersebut, kita mulai dari Real Madrid.

Berdiri sejak tanggal 6 Maret 1902, dari angka tersebut ternyata mengeluarkan sejumlah presepsi yang sebelumnya telah diperhitungkan lewat kalender weton jawa, persepsi tersebut menyebutkan bahwa tidak baik bagi tim ibu kota Spanyol tersebut bila memulai pekerjaan pada saat matahari lewat dari tempat tertinggnya.

Sementara bagi kubu PSG (12 Agustus 1970), menurut ramalan primbon, klub yang bermarkas di Parc des Princes ini, selalu dalam keberuntungan bila tidak dalam unggulan. Pada laga nanti memang tim asuhan Unay Emeri ini masih jauh dari unggulan, selain masih dalam proses adaptasi manajer baru, mereka juga tidak akan dipekuat bintang utama mereka yang kebanyakan berasal dari timnas Prancis, yang saat ini belum bergabung karena masih menjalani liburan pasca Final Euro 2016. Selain itu mereka pun kini sudah tidak lagi diperkuat Zlatan Ibrahimovic dilini depan.

Rebutbola.com