BOPI Kritik Klub TSC !

BOPI Kritik Klub TSC !

39
0
SHARE
Imigrasi Pemain Asing Berantakan, BOPI Kritik Klub TSC !
Imigrasi Pemain Asing Berantakan, BOPI Kritik Klub TSC !

Banyak Klub di TSC yang Belum Menyelesaikan Masalah Imigrasi Sejak Awal Musim

Rebutbola Badan Olahraga Profesional (BOPI), sangat menyesalkan dengan persoalan klasik klub peserta Torabika Soccer Championship (TSC). Para klub tersebut selalu bermasalah mengenai keimigrasian para pemain asingnya. BOPI menilai hal-hal seperti itu seharusnya tidak terjadi di turnamen percontohan tata kelola sepakbola Indonesia tersebut.

“Masih ada saja klub-klub yang belum menyelesaikan keimigrasian mereka, padahal turnamen sudah hampir setengah musim berjalan,” tutur sekjen BOPI, Heru Nugroho.

Baca juga artikel terkait : Bermasalah Dengan Imigrasi Madura United Pecat Tonni Mossi

Toni Mossi yang didepak Madura United karena masalah imigrasi - photo
Toni Mossi yang didepak Madura United karena masalah imigrasi – photo

Dirinya justru tidak habis pikir, kenapa masalah elementer ini dapat terjadi, “Ini yang mengherankan. Kenapa tak sejak dari awal urusan ini dibereskan?” tambahnya.

Sekjen BOPI tersebut mengkritik, permasalahan pengurusan dokumen imigrasi ini adalah sebuah ironi. Pasalnya TSC diadakan dengan tujuan sebagai percontohan turnamen yang menjunjung tinggi tata kelola sepakbola profesional.

“Namun ternyata sama saja. Kan kelengkapan dan beresnya dokumen keimigrasian juga salah satu bentuk pembenahan tata kelola. Jangan-jangan, dokumen yang tak beres bukan hanya dokumen keimigrasian,” sambungnya.

Sementara pejabat BOPI lainnya, Ketua Bidang Hukum, Pengawasan & Pengendalian, Imam Suroso menjelaskan bahwa pihak DIRJEN Imigrasi sudah menegur lembaga tempat dirinya bernaung, untuk menerbitkan hukum mengenai pemain asing.

“Jika menemukan kasus-kasus pelanggaran administrasi dalam penempatan tenaga kerja asing di Indonesia, BOPI diminta mengkoordinasikannya ke Ditjen Imigrasi,” ujar Iman.

Imam menjelaskan, BOPI tidak memiliki wewenang penuh dalam melakukan penindakan mengenai hal ini. Akan tetapi mereka masih memiliki tanggung jawab dalam melakukan fungsi pengawasan untuk menjaga ketertiban hukum negara dalam industri olahraga profesional di Indonesia.

“Untuk kasus pada kompetisi TSC ini, BOPI akan berkoordinasi dengan PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) selaku operator penyelenggara kompetisi,” akhir imam.

Rebutbola.com