Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia

133
0
SHARE
Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia

Bermula dari Raksasa Argentina, Berakhir dengan Raksasa Italia

Rebutbola – Gonzalo Higuain didatangkan Juventus dari Napoli di bursa transfer musim ini. Pemain internasional Argentina ini diboyong Si Nyonya Tua dengan banderol 90 juta euro. Besaran nominal transfernya pun tercatat merupakan transfer ketiga terbesar setelah Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale yang didatangkan ke Real Madrid.

Karir El Pipito hingga menjadi salah satu pemain sepakbola termahal pun, tidak ia raih secara instan. Sang pemain harus melaluinya dengan penuh perjuangan sejak ia masih belia. Berikut merupakan karir Higuain di klub hingga ia diboyong oleh raksasa Italia, Juventus.

Karir Awal

Meski bermain untuk tim nasional Argentina, namun pemain kelahiran 10 Desember 1987 tidaklah lahir di negara yang sama dengan Lionel Messi. Pemain berusia 28 tahun ini lahir di Prancis. Ia merupakan putra dari mantan pemain sepakbola Argentina, Jorge Higuain. Baru menginjak 10 bulan, ia pun kembali ke negara orang tuanya, Argentina. Memiliki dua kewarganegaraan, ia lebih memilih Argentina sebagai tim yang ia bela.

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
Higuain muda lakukan selebrasi gol ketika membela River Plate

Higuain muda, bermain bersama klub raksasa Argentina, River Plate. Ia memulai debutnya dengan kekalahan 2-1 melawan Gimnasia y Esgrima de La Plata. Ia mencetak gol pertamanya di liga dalam kemenangan 3-1 atas Banfield pada 12 Februari 2006. Ia pun tampil cukup tajam di musim perdananya dengan mencetak 5 gol dalam 12 laga yang dilakoninya bersama Plate.

Musim berikutnya, Higuain tampil lebih tajam. Ia mencetak 10 gol dalam 17 pertandingan liga, yang membuat legenda hidup Argentina sekaligus manajer River Plate saat itu, Daniel Pasarella menyebutnya sebagai pemain yang memiliki masa depan yang begitu besar.

Berlabuh ke Eropa

Dua musim membintangi raksasa Argentina dengan begitu cemerlang, membuat raksasa La Liga, Real Madrid mendatangkannya dengan gelontoran dana senilai €12 juta pada Desember 2006. Debutnya bersama Los Blancos, datang pada 11 Januari 2007 ketika melawan Real Betis. Di musim perdananya di Bernabeu, ia mendapat banyak keraguan dari banyak pihak tentang performanya menyusul kurangnya gol yang ia ciptakan.

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
Debut Higuain di Real Madrid ketika menghadapi Real Betis

Musim 2007-08, masih menjadi musim yang tidak konsisten bagi Higuain. Meskipun demikian, ia mengakhiri musim dengan cukup baik. Ia mencetak gol kemenangan 2-1 atas Osasuna yang membuat Real Madrid secara matematis menjadi kampiun La Liga dalam dua musim beruntun. Di laga berikutnya, Ia mencetak gol ketiga dalam kemenangan 4-1 dalam laga yang bertajuk El Clasico atas Barcelona. Ia mencetak gol dalam waktu 57 detik setelah datang dari bangku cadangan.

Cedera menyerang Higuain pada musim 2008-09, yang membuatnya banyak absen di sebagian besar laga. Meskipun demikian, ia mengakhiri musim dengan 22 gol liga dan 24 gol secara keseluruhan.

Musim terbaiknya datang di musim 2009-10. Higuain berhasil menjadi top skorer Real Madrid dengan 27 gol, sekaligus mencatatkannya sebagai top skorer kedua di bawah Lionel Messi. Di musim-musim selanjutnya, ia bermain cukup konsisten. Bahkan pada Juni 2010, kontraknya diperpanjang hingga tahun 2016. Pada 23 Ferbruari 2013, Higuain mencetak 100 golnya di La Liga ketika Madrid mengalahkan Deportivo dengan skor akhir 2-1.

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
Higuain cetak gol dalam kemenangan Madrid di El Clasico

Namun perannya di Real Madrid bukan tanpa halangan. Ia harus berjuang mendapatkan tempat reguler dan bersaing dengan rekan setimnya, Karim Benzema. Ini membuat dua klub besar Arsenal dan Napoli mengetahui keinginannya untuk menjadi pemain inti dan berusaha untuk mendatangkannya.

Hijrah ke Negeri Pizza

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
Higuain kenakan nomor punggung 9 di Napoli

Pada akhirnya keputusan pun dibuat. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis menyampaikan bahwa Higuain dan mantan kiper Liverpool, Pepe Reina telah menyelesaikan tes medis. Ia secara resmi diumumkan pada 27 Juli 2013 dengan biaya sebesar €40 juta dengan kontrak lima tahun. Layaknya striker murni, pemain berjuluk El Pipita ini pun diberikan nomor punggung 9.

Debut Higuain bersama Napoli datang ketika melakoni laga persahabatan kontra Benfica pada 10 Agustus 2013, di mana ia mencetak sebiji gol dalam kemenangan 2-1. Pada 25 Agustus, ia membuat debutnya di Serie A dalam kemenangan 3-0 atas Bologna. Bagaimana pun, musim pertama Higuain cukup mengesankan. Ia bahkan mencetak hattrick di musim pertamanya bersama Il Partenopei ketika menang 4-2 atas Lazio.

Musim 2015-16 menjadi musim yang mengesankan bagi Higuain. Pada 8 November 2015, ia mencetak gol ke 200-nya dalam karirnya di klub sepakbola. Sedangkan ia mencetak gol ke-30 nya dalam satu musim Serie A dalam kemenangan 3-1 atas Udinese pada 3 April.

Namun musim ini pun menjadi musim kontroversi bagi Higuain, dimana ia mendapat larangan bermain sebanyak empat pertandingan, akibat memprotes wasit dengan keras ketika ia mendapatkan kartu.

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
El Pipito cetak gol ke-36 di Serie A ke gawang Frosinone

Pada 14 Mei, Higuain mencetak hattrick dalam kemenangan 4-0 atas Frosinone di laga terakhir liga, sekaligus membuatnya menjadi top skorer Serie A dengan catatan 36 gol, setara dengan rekor Gino Rosetti pada musim 1928-29. Tak ada lagi pemain yang mencetak lebih dari 20 gol liga selain kedua pemain tersebut.

Berkhianat dengan Pindah ke Klub Rival

Sepak Terjang Higuain Hingga Jadi Pemain Termahal Italia
Gonzalo berkhianat dengan berlabuh ke klub rival Napoli yaitu Juventus

Catatan gemilang Higuain membuat tim rival Juventus pun mengincar tanda tangannya. Dan setelah satu bulan spekulasi transfer yang cukup alot, akhirnya pemain yang lahir di Prancis ini diboyong oleh Si Nyonya Tua dengan rekor transfer terbesar ketiga sepanjang sejarah, dan termahal untuk klub Italia.

Tiga hari setelah kepindahannya ke Stadioin Juventus, ia pun mengungkapkan alasan kepindahannya ke tim rival. Hubungan buruknya dengan Presiden Napoli lah yang membuatnya hengkang ke tim periaih Scudetto terbanyak.

Rebutbola.com