Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi

Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi

233
0
SHARE
Persinga Ngawi Akan Adukan Nasib ke Kemenpora dan DPR RI
Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi

Keadilan Ditegakkan, Persinga Resmi Dicoret dari TSC B

Rebutbola – Lagi, sepakbola Indonesia terjerat kasus yang cukup memalukan. Setelah beberapa waktu lalu sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA secara resmi dicabut, Indonesia kembali menjadi sorotan. Hal tersebut terjadi pada kompetisi kasta kedua ISC.

Kala itu, pertandingan antara PSS Sleman menghadapi Persinga Ngawi Minggu, 7 Agustus 2016. Pertandingan sudah berjalan keras sejak awal laga. Namun kondisi masih bisa dikendalikan. Hingga pada menit ke-60, asisten wasit dianggap melakukan keputusan yang salah.

Baca juga: Jadwal Pertandingan tengah pekan 17-19 Agustus 2016

Saat itu, asisten wasit mengesahkan tendangan Risky sebagai gol. Sepakan tersebut sempat mengenai mistar atas gawang Persinga dan membentur tanah, kemudian bola keluar gawang. Asisten wasit yang melihat kejadian tersebut menganggap bola sudah melewati garis gawang.

Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi
Insiden pengeroyokan wasit oleh Persinga Ngawi

Tak terima dengan keputusan tersebut, beberapa pemain Persinga langsung berlari menghampiri asisten wasit tersebut dan lantas melakukan tindakan tak manusiawi dengan memukuli asisten wasit secara brutal. Jarak yang lumayan jauh membuat proses pengamanan sedikit terlambat.

Insiden ini memicu banyak reaksi dari para pecinta sepakbola, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Tak terkecuali Kemenpora, yang langsung mengirimi surat kepada PT. Glora Trisula Semesta. Isi surat tersebut jelas, meminta sanksi tegas kepada para pelaku kriminal dalam sepakbola.

Tak perlu waktu lama untuk menentukan hukuman, PT. GTS telah melayangkan surat lanjutan yang langsung ditanda tangani oleh Dirut PT. GTS, Joko Driyono.  Surat tersebut berisi tentang Persinga yang tak diperbolehkan melanjutkan kompetisi ISC B atau didiskualifikasi dari ajang tersebut.

“Sehubung dengan keputusan Komdis ISC terkait pelanggaran yang kurang disiplin oleh klub Persinga Ngawi, maka PT GTS menyampaikan salinan surat nomor KD-85-10082016 di mana hukuman untuk Persinga Ngawi didiskualifikasi dari ISC B,” tulis isi surat tersebut.

Selain itu, lima pemain yang disinyalir jadi biang keladi insiden tersebut, telah dijatuhi hukuman enam bulan larangan bermain ditambah denda sebesar Rp. 50 juta.

Sehubungan dengan hal ini, semua laga yang akan mempertemukan tim lain dengan Persinga akan ditiadakan oleh komdis.

Rebutbola.com