Rekam Jejak Perjuangan Sepakbola Indonesia

Rekam Jejak Perjuangan Sepakbola Indonesia

240
0
SHARE
Rekam Jejak Perjuangan Sepakbola Indonesia
Rekam Jejak Perjuangan Sepakbola Indonesia

Sempat jadi Macan Asia, Timnas Indonesia Kian Meredup

Rebutbola – Jejak dunia sepakbola Indonesia, sudah dimulai sebelum PSSI terbentuk tepat pada tahun 1921, tim nasional Indonesia saat itu masih bernama hindia Belanda. Pada pertandingan tersebut, Indonesia sukses menekuk tim nasional Singapura dengan skor 1-0.

Sembilan tahun berselang, badan sepakbola Indonesia baru secara resmi dibentuk. Pada tahun 1930, Soeratin Sosrosoegondo dilantik sebagai ketua PSSI (Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia) periode pertama. Dirinya merintis PSSI sejak awal, gagasannya tersebut sudah tersirat sejak 1928, bertepatan dengan Sumpah Pemuda. Namun keinginannya itu baru bisa terealisasi dua tahun berselang.

Baca juga: K-85 Protes PSSI Tunjuk Makasar Sebagai Tuan Rumah Kongres

Setahun setelah pembentukannya tersebut, PSSI kemudian memulai kompetisi rutin tiap tahunnya. PSSI baru mengubah nama sepakraga menjadi sepakbola pada tahun 1950 pada kongres PSSI di Solo.

Hingga tahun 1950 tersebut, tim nasional Indonesia dikenal dengan sebutan Hindia Belanda. Baru pada tahun 1962 Indonesia secara resmi mendeklarasikan nama tim nasional Indonesia dan menjadi tuan rumah Asian Games. Hal ini menjadi sandungan kecil bagi tim nasional, dalam ajang tersebut, Indonesia menarang Republik Tiongkok dan Israel untuk berpartisipasi karena alasan politik.

Baca juga: Akhir Cerita Pengeroyokan Wasit Oleh Persinga Ngawi

10 tahun berselang, Indonesia menjadi negara yang disegani dibidang olahraga sepakbola. Tim nasional Indonesia didaulat sebagai macan ditanah asia. Tim merah putih sukses menekuk Filipina dengan skor 12-0.

Rekam Jejak Perjuangan Sepakbola Indonesia
Tim Nasional Indonesia

Hingga tahun 1997, Indonesia langganan menjadi kampuin seluruh ajang yang dilangsungkan di Asia Tenggara. Ditengah keperkasaannya tersebut, hal memalukan justru dilakukan oleh tim sebesar Indonesia dan Thailand.

Patut dicatat, sebagai salah satu tindak memalukan timnas sepakbola Indonesia pada Tiger Cup yang diadakan di Vietnam. Dalam pertandingan penentuan fase grup, Thailand dan Indonesia berusaha ‘main mata’ untuk menghindari bertemu Vietnam di semifinal. Setelah skor 2-2 sepanjang 90 menit, pemain bertahan Indonesia, Mursyid Effendi, secara sengaja menciptakan gol bunuh diri. Dengan Thailand menang 3-2, Thailand bertemu Vietnam, dan Indonesia bertemu Singapura (yang dianggap lawan lebih mudah). Di fase semifinal, baik Thailand maupun Indonesia kalah oleh lawan masing-masing.

Sejak saat itu, prestasi Indonesia tak kunjung terlihat bersinar. Pencapaian terbesar timnas senior hanya sampai runner up.  Pada tahun 2002, 2004, 2010 indonesia harus puas menjadi si nomor 2 dalam kejuaraan besar se-Asia Tenggara.

Setelah itu, kepemimpinan PSSI semakin dipertanyakan, masuknya politik kedunia sepakbola disinyalir menjadi akar dari permasalahan yang terjadi. Bahkan sepakbola Indonesia, terbelah jadi dua. Secara tiba-tiba bermunculan klub dengan nama sama tampil di dua kompetisi berbeda. Persija Jakarta, Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Gresik United, terpecah dua versi ISL dan IPL.

Kepengurusan PSSI mulai tidak solid. Sejumlah anggota Komite Eksekutif yang dimotori La Nyalla Mattalitti, memberi dukungan ke klub ISL. Mereka bahkan membentuk organisasi tandingan bernama Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).

Kisruh tersebut tercium hingga federasi sepakbola internasional, FIFA. FIFA mengatakan bahwa ada interevensi dari pemerintah dalam persepakbolaan. Hal tersebut membuat Indonesia tak bisa menjalankan laga Internasional, terutama pertandingan yang berada dibawah naungan FIFA selama waktu yang belum ditentukan.

Namun kini setahun telah berlalu, Indonesia telah resmi lepas dari sanksi yang mengikat tersebut. PSSI mulai menata ulang manajemen yang telah lama hancur dan mulai kembali pertandingan-pertandingan internasional mereka.

Pertandingan Suzuki AFF Cup 2016 nanti, akan menandai comeback mereka dalam ajang Internasional.

Rebutbola.com